Keluhan warga akibat serangan lalat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan ayam potong di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Kecamatan Kulim bersama kelurahan, pengurus lingkungan, warga, dan pemilik usaha melakukan monitoring serta klarifikasi di lokasi. Pemilik peternakan mengakui populasi lalat meningkat saat masa panen dan pembersihan kandang, serta berkomitmen meningkatkan pengendalian. Sementara itu, pemerintah meminta pelaku usaha mengoptimalkan pengelolaan limbah dan pengendalian lalat agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga untuk mencegah persoalan serupa terulang.





