logo
BREAKING NEWS: Gempa Dahsyat M 7,1 Hantam Jepang, Tsunami Diwaspadai, Warga Dimi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perbaikan Jalan dan Drainase Dimulai, Satpol PP Beri Peringatan Terakhir kepada Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tol Permai dan Tol Lingkar Pekanbaru Segera Nyambung, Ditlantas Polda Riau Matan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polisi Bengkalis Bongkar Gudang Sabu 7 Kg, Paket Narkoba Dikubur dalam Tanah dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Beraksi 6 Kali di Pekanbaru, Polisi Ringkus Komplotan Begal Bersenjata Parang, H Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Periksa 11 Saksi Kasus Bupati Kuansing, Mulai dari Pejabat Pemkab, Ketua DPR Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus Naik, Berikut Daftar Lengkapnya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polisi Ringkus Sindikat Penipuan Online Berkedok Admin TikTok di Pekanbaru, Korb Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Warga Resah Diserbu Lalat, Pemerintah Turun Cek Peternakan Ayam

news | 28 Juli 2026 | 10:56:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 148 kali

Keluhan warga akibat serangan lalat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan ayam potong di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Kecamatan Kulim bersama kelurahan, pengurus lingkungan, warga, dan pemilik usaha melakukan monitoring serta klarifikasi di lokasi. Pemilik peternakan mengakui populasi lalat meningkat saat masa panen dan pembersihan kandang, serta berkomitmen meningkatkan pengendalian. Sementara itu, pemerintah meminta pelaku usaha mengoptimalkan pengelolaan limbah dan pengendalian lalat agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga untuk mencegah persoalan serupa terulang.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT