Keluhan warga akibat serangan lalat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan ayam potong di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Kecamatan Kulim bersama kelurahan, pengurus lingkungan, warga, dan pemilik usaha melakukan monitoring serta klarifikasi di lokasi. Pemilik peternakan mengakui populasi lalat meningkat saat masa panen dan pembersihan kandang, serta berkomitmen meningkatkan pengendalian. Sementara itu, pemerintah meminta pelaku usaha mengoptimalkan pengelolaan limbah dan pengendalian lalat agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga untuk mencegah persoalan serupa terulang.
Antar Anak ke Sekolah, Warga Pekanbaru Tercebur ke Parit Bersama Motor
Ribuan Liter BBM Subsidi Ilegal Disita di Rokan Hilir
Dugaan Korupsi Smart Board Rp9,5 Miliar, Kantor Disdik Riau Digeledah
Sidang Abdul Wahid Memanas, Terdakwa Nilai Replik JPU Tak Jawab Substansi Pledoi
Diduga Tewas Usai Perkelahian, Kematian Pelajar Kini Diusut Polda Riau
Menuju Sekolah Lewat Kubangan, Siswa SMA Negeri 17 Kesulitan
Harimau Sumatera Kembali Menerkam, Pekerja Nyaris Tewas Di Siak
Dua Motor Bertabrakan Di Pekanbaru, Satu Keluarga Jadi Korban
Abdul Wahid Tolak Seluruh Dakwaan Dan Klaim Tak Pernah Terima Uang
Pekanbaru Hadirkan Bus Gratis untuk Antar Pelajar ke Sekolah
Misteri Kematian Mahasiswa Anestesi Di Siak Belum Terungkap
Ratusan Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan





