logo
SYD Law Office Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Pelalawan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Limpahkan Berkas Dua Tersangka Suap Jual Beli Jabatan Kuansing ke JPU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Karhutla Rantau Baru Capai 253 Hektare, Tim Gabungan dan RAPP Berjibaku Cegah Ap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lemang di Pinggir Jalan Pekanbaru, Tradisi Kuliner yang Tetap Bertahan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Banjir Bandang Nepal, 270 Orang Tewas dan 1.300 Orang Hilang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing untuk Perkuat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Riau Belum Aman dari Karhutla, Pangdam: 110 Perwira Pusat Dikerahkan Perkuat Pen Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Ungkap 35 Kasus Karhutla, Total Tersangka 38 Orang, Kapolda: Modus Te Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kabut Asap Pekat, Sekolah di Pekanbaru Beralih ke Daring

news | 24 Agustus 2026 | 20:10:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 173 kali

Kabut asap tebal kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, akibat memburuknya kondisi udara dampak kebakaran hutan dan lahan. Demi menjaga kesehatan dan keselamatan siswa, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mengalihkan sementara pembelajaran tatap muka dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP menjadi pembelajaran daring. Kegiatan belajar dari rumah dilakukan melalui WhatsApp Group dan Google Classroom. Hingga kini belum ditentukan kapan siswa kembali belajar tatap muka, karena pemerintah masih memantau perkembangan kualitas udara di Pekanbaru.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT