logo
Misteri Paus 8 Meter dan Berat 8 Ton di Hutan Bakau Inhil, Warga Mandah Mendadak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Semakin Terdesak, Tinggal Rp84 dari Level Psikologis Rp18.000 Per-Dolar A Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Razia Gabungan di Lapas Pekanbaru, Senjata Tajam Rakitan hingga Kompor Listrik D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPD RI Desak Kemenlu Selamatkan Nandiya, TKI Jaksel yang Diduga Jadi Korban TPPO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cabai Merah Kian "Pedas", Harga Jual Tembus Rp80 Ribu Per Kilogram, Cuaca Buruk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cucu Dilaporkan Curi Sawit Milik Kakek Sendiri, Dugaan Kriminalisasi Ahli Waris Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Massa Fomari-Bebersi Desak Kejati Riau Usut Kasus Dugaan Ijazah Ketua DPRD Siak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Saat Antrean BBM Jadi Rezeki: Kisah Zurbainah, Penjual Pisang Molen di Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Dampak Kabut Asap, Kantin Sekolah Terpaksa Tutup

news | 21 September 2026 | 20:00:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 90 kali

Libur sekolah akibat kabut asap di Kota Pekanbaru, Riau, tak hanya menghentikan aktivitas belajar mengajar, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha di lingkungan sekolah. Salah satunya Junaidi, pemilik kantin sekaligus penjaga SD Negeri 68 Pekanbaru. Selama sekolah diliburkan selama dua hari, Junaidi terpaksa menutup kantinnya dan kehilangan sebagian besar pendapatan. Di tengah kondisi tersebut, ia memilih mengisi waktu dengan menjaga serta membersihkan lingkungan sekolah, sembari berharap kualitas udara segera membaik agar aktivitas belajar dan usahanya kembali berjalan normal.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT