logo
● Ganesha, Tangis Kecil dari Tesso Nilo yang Membawa Harapan Besar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Di Penghujung September, Rupiah Lepas dari Jeratan Rp18.000, Jadi Jawara Asia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pura-Pura Jadi Perempuan MiChat, Pria di Pekanbaru Ini Peras dan Ancam Korban de Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bukan Sekadar Kota, Pekanbaru Punya 24 Ribu Hektare Sawit yang Harus Dikelola Be Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Enam Penumpang Kapal Dievakuasi Setelah Mesin Mati di Perairan Meranti Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● 63 ISP Lokal di Riau Bersaing dengan Pemain Nasional, APJII Perkuat Kolaborasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kapolres Pelalawan Sambangi Bupati Zukri, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto: Ekonomi Riau Harus Tumbuh, Lingkungan Tetap Terjaga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Bayi Gajah Lahir, Harapan Baru Konservasi Tesso Nilo

news | 30 September 2026 | 20:15:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Dikky Kinoi | Ditonton: 196 kali

Kabar baik datang dari Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seekor anak gajah Sumatera jantan lahir dengan selamat dari induk bernama Lisa, Senin malam, 28 September 2026. Bayi gajah ini lahir dalam kondisi sehat dengan berat 129 kilogram, tinggi 96 sentimeter, panjang badan 101 sentimeter, dan lingkar dada 125 sentimeter. Kelahiran ini merupakan anak keenam dari Lisa dan menambah jumlah gajah binaan di Camp Elephant Flying Squad Tesso Nilo menjadi delapan ekor. Di balik kabar gembira ini, upaya menjaga habitat gajah Sumatera masih menghadapi tantangan. Kawasan Tesso Nilo masih menghadapi persoalan alih fungsi hutan dan keberadaan permukiman serta perkebunan, yang berpotensi memicu konflik antara manusia dan gajah.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT