Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, dalam beberapa bulan terakhir turut berdampak pada sektor pertanian, Jumat 2 Oktober 2026.
Minimnya sinar matahari dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat sejumlah tanaman sayuran milik petani mengalami hambatan pertumbuhan. Kondisi ini berdampak pada kualitas dan potensi hasil panen.
Untuk mengurangi risiko kerugian, petani terpaksa meningkatkan perawatan tanaman dengan menambah pupuk kandang dan melakukan penyiraman lebih intensif agar tanah tetap lembap.
Petani berharap kabut asap segera reda sehingga sinar matahari kembali optimal dan aktivitas pertanian dapat berjalan normal.



