logo
Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Tersungkur ke Rp17.673 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah Sepekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Mahasiswa Demo Polda Riau, Desak Penindakan Mafia BBM Ilegal dan Copot K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polresta Pekanbaru Dalami Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMK Pertanian, Pihak Seko Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Toko Elektronik Online Palsu Tipu Korban Rp154 Juta, Polresta Pekanbaru Bekuk Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Trump dan Netanyahu Perang Mulut di Telepon Gara-gara AS Tunda Serangan Besar ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Pengiriman Sabu dan Ekstasi dalam Paket Tangki Motor
Petugas gabungan TNI AU dan Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara, Selasa (19/5/2026). (Foto: MCR)
Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Pengiriman Sabu dan Ekstasi dalam Paket Tangki Motor
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
19 Mei 2026 | 20:21:18

PEKANBARU - Petugas gabungan TNI AU dan Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara, Selasa (19/5/2026). Sebanyak 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi diamankan dari paket kargo tujuan Makassar, Sulawesi Selatan.

Narkoba tersebut disembunyikan di dalam tangki sepeda motor yang dikemas rapi dan dikirim melalui jasa ekspedisi udara menggunakan maskapai Lion Air dengan rute transit Yogyakarta sebelum menuju Makassar.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris mengatakan paket mencurigakan itu terdeteksi saat pemeriksaan kargo sekitar pukul 05.00 WIB.

“Petugas menemukan satu paket mencurigakan dan langsung dilakukan pemeriksaan bersama. Setelah dibuka, ditemukan sabu dan pil ekstasi,” ujarnya.

iklan-view

Menurut Haris, penggunaan jalur transit diduga menjadi modus pelaku untuk mengelabui pengawasan petugas. Meski pengirim belum ditangkap, identitas dan alamatnya telah dikantongi aparat.

“Kasus ini masih kami telusuri. Barang bukti sudah diserahkan ke BNNP Riau,” katanya.

Haris menegaskan jalur udara masih menjadi pilihan sindikat narkoba untuk menyelundupkan barang haram. Karena itu, pengawasan di area bandara dan jasa ekspedisi akan kembali diperketat.

Sepanjang 2025, petugas Bandara SSK II tercatat menggagalkan penyelundupan 22,022 kilogram sabu, 5,32 kilogram ganja, serta ratusan pil ekstasi dan obat terlarang lainnya.

Sementara hingga Mei 2026, pengungkapan kasus narkotika telah mencapai 5,327 kilogram sabu dan 2,292 kilogram ganja. Jumlah pil ekstasi yang diamankan juga meningkat menjadi 1.653 hingga 1.999 butir, melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Kami akan memperketat pengawasan, termasuk pengiriman melalui kargo dan ekspedisi udara agar jalur ini tidak dimanfaatkan pelaku narkoba,” tegasnya.

Pgs General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto, menambahkan pemeriksaan terus dimaksimalkan, baik secara manual maupun melalui X-ray.

“Jika ada barang mencurigakan dari hasil pemeriksaan X-ray, langsung kami koordinasikan dengan instansi terkait,” tandasnya. (mcr)

Home / Hukum
Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Pengiriman Sabu dan Ekstasi dalam Paket Tangki Motor
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: hukum | 19 Mei 2026 | 20:21:18
Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Pengiriman Sabu dan Ekstasi dalam Paket Tangki Motor
Petugas gabungan TNI AU dan Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara, Selasa (19/5/2026). (Foto: MCR)

PEKANBARU - Petugas gabungan TNI AU dan Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara, Selasa (19/5/2026). Sebanyak 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi diamankan dari paket kargo tujuan Makassar, Sulawesi Selatan.

Narkoba tersebut disembunyikan di dalam tangki sepeda motor yang dikemas rapi dan dikirim melalui jasa ekspedisi udara menggunakan maskapai Lion Air dengan rute transit Yogyakarta sebelum menuju Makassar.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris mengatakan paket mencurigakan itu terdeteksi saat pemeriksaan kargo sekitar pukul 05.00 WIB.

“Petugas menemukan satu paket mencurigakan dan langsung dilakukan pemeriksaan bersama. Setelah dibuka, ditemukan sabu dan pil ekstasi,” ujarnya.

Menurut Haris, penggunaan jalur transit diduga menjadi modus pelaku untuk mengelabui pengawasan petugas. Meski pengirim belum ditangkap, identitas dan alamatnya telah dikantongi aparat.

“Kasus ini masih kami telusuri. Barang bukti sudah diserahkan ke BNNP Riau,” katanya.

Haris menegaskan jalur udara masih menjadi pilihan sindikat narkoba untuk menyelundupkan barang haram. Karena itu, pengawasan di area bandara dan jasa ekspedisi akan kembali diperketat.

Sepanjang 2025, petugas Bandara SSK II tercatat menggagalkan penyelundupan 22,022 kilogram sabu, 5,32 kilogram ganja, serta ratusan pil ekstasi dan obat terlarang lainnya.

Sementara hingga Mei 2026, pengungkapan kasus narkotika telah mencapai 5,327 kilogram sabu dan 2,292 kilogram ganja. Jumlah pil ekstasi yang diamankan juga meningkat menjadi 1.653 hingga 1.999 butir, melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Kami akan memperketat pengawasan, termasuk pengiriman melalui kargo dan ekspedisi udara agar jalur ini tidak dimanfaatkan pelaku narkoba,” tegasnya.

Pgs General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto, menambahkan pemeriksaan terus dimaksimalkan, baik secara manual maupun melalui X-ray.

“Jika ada barang mencurigakan dari hasil pemeriksaan X-ray, langsung kami koordinasikan dengan instansi terkait,” tandasnya. (mcr)