
KERINCI – Isak tangis keluarga pecah saat satu per satu jenazah korban kecelakaan maut di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dimakamkan di kampung halaman mereka, Minggu (7/6/2026). Ratusan warga memadati lokasi pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada lima warga Kerinci yang meninggal dunia dalam tragedi tersebut.
Suasana duka menyelimuti sejumlah desa di Kabupaten Kerinci, Jambi, sejak pagi hari. Keluarga, kerabat, dan masyarakat berdatangan untuk menyambut kedatangan jenazah yang sebelumnya diberangkatkan dari Pekanbaru usai proses identifikasi dan pelepasan di RSUD Pekanbaru.
Dua korban, pasangan suami istri Tabrani (60) dan Nuraini (55), dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, sekitar pukul 10.00 WIB. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Ratusan warga tampak hadir mengiringi kepergian keduanya menuju peristirahatan terakhir.
Di lokasi pemakaman, tangis keluarga dan kerabat tak terbendung. Doa-doa terus dipanjatkan mengiringi proses pemakaman pasangan suami istri yang menjadi korban dalam kecelakaan tragis tersebut.

Sementara itu, korban lainnya, Maiza, dimakamkan di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Danau Kerinci. Suasana serupa juga terlihat di lokasi pemakaman. Ratusan warga memenuhi area pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Salah seorang anggota keluarga, Diza, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kerinci yang telah memberikan doa dan dukungan kepada keluarga korban.
“Makwo dan Pak Wo kami sudah dikuburkan bersama istrinya di TPU Tanjung Tanah pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan doa yang terus mengalir sejak kabar duka tersebut tersebar.
“Saya mewakili keluarga Tabrani dan Nuraini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kerinci atas doa yang diberikan kepada beliau berdua dan seluruh korban tragedi jalan Tol Pekanbaru–Dumai,” katanya.
Kelima korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut diketahui merupakan warga Kabupaten Kerinci. Mereka adalah Roka Munanda (30), warga Desa Pondok Agung; Tabrani (60) dan Nuraini (55), warga Simpang Empat Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci; Rasmida (57), warga Pasar Tamiai, Kecamatan Danau Kerinci; serta Maiza, warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Danau Kerinci.
Sebelumnya, kecelakaan tragis yang melibatkan mobil Toyota Hiace BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 46, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026). Selain menewaskan lima orang, kecelakaan itu juga menyebabkan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat Kerinci secara luas. Kehadiran ratusan warga di setiap prosesi pemakaman menjadi bukti kuatnya solidaritas dan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi musibah yang mengguncang daerah itu. (jbe)




KERINCI – Isak tangis keluarga pecah saat satu per satu jenazah korban kecelakaan maut di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dimakamkan di kampung halaman mereka, Minggu (7/6/2026). Ratusan warga memadati lokasi pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada lima warga Kerinci yang meninggal dunia dalam tragedi tersebut.
Suasana duka menyelimuti sejumlah desa di Kabupaten Kerinci, Jambi, sejak pagi hari. Keluarga, kerabat, dan masyarakat berdatangan untuk menyambut kedatangan jenazah yang sebelumnya diberangkatkan dari Pekanbaru usai proses identifikasi dan pelepasan di RSUD Pekanbaru.
Dua korban, pasangan suami istri Tabrani (60) dan Nuraini (55), dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, sekitar pukul 10.00 WIB. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Ratusan warga tampak hadir mengiringi kepergian keduanya menuju peristirahatan terakhir.
Di lokasi pemakaman, tangis keluarga dan kerabat tak terbendung. Doa-doa terus dipanjatkan mengiringi proses pemakaman pasangan suami istri yang menjadi korban dalam kecelakaan tragis tersebut.
Sementara itu, korban lainnya, Maiza, dimakamkan di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Danau Kerinci. Suasana serupa juga terlihat di lokasi pemakaman. Ratusan warga memenuhi area pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Salah seorang anggota keluarga, Diza, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kerinci yang telah memberikan doa dan dukungan kepada keluarga korban.
“Makwo dan Pak Wo kami sudah dikuburkan bersama istrinya di TPU Tanjung Tanah pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan doa yang terus mengalir sejak kabar duka tersebut tersebar.
“Saya mewakili keluarga Tabrani dan Nuraini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kerinci atas doa yang diberikan kepada beliau berdua dan seluruh korban tragedi jalan Tol Pekanbaru–Dumai,” katanya.
Kelima korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut diketahui merupakan warga Kabupaten Kerinci. Mereka adalah Roka Munanda (30), warga Desa Pondok Agung; Tabrani (60) dan Nuraini (55), warga Simpang Empat Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci; Rasmida (57), warga Pasar Tamiai, Kecamatan Danau Kerinci; serta Maiza, warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Danau Kerinci.
Sebelumnya, kecelakaan tragis yang melibatkan mobil Toyota Hiace BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 46, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026). Selain menewaskan lima orang, kecelakaan itu juga menyebabkan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat Kerinci secara luas. Kehadiran ratusan warga di setiap prosesi pemakaman menjadi bukti kuatnya solidaritas dan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi musibah yang mengguncang daerah itu. (jbe)