
PEKANBARU – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kedatangan jemaah haji kloter pertama asal Provinsi Riau di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 213 jemaah asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter BTH 03 tiba dengan selamat di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Pesawat Lion Air JT 239 yang membawa para jemaah mendarat di Bandara SSK II sekitar pukul 08.50 WIB. Kedatangan mereka disambut oleh Wali Kota Pekanbaru, manajemen Bandara SSK II, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Pgs General Manager Bandara SSK II, Yoko Harianto, mengatakan kepulangan kloter pertama berjalan lancar berkat koordinasi intensif antara pihak bandara dengan seluruh instansi terkait.
“Alhamdulillah, sebanyak 213 jemaah haji kloter pertama asal Kota Pekanbaru telah tiba dengan selamat di Bandara SSK II. Setelah proses kedatangan selesai, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekanbaru menggunakan bus yang telah disiapkan panitia,” ujarnya.

Meski demikian, dua jemaah asal Pekanbaru belum dapat melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru karena kondisi kesehatannya menurun setelah tiba di Batam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, memastikan seluruh jemaah dan petugas haji telah kembali dari Arab Saudi tanpa ada yang tertinggal di Makkah maupun Jeddah.
“Alhamdulillah saat kepulangan dari Saudi seluruh jemaah aman. Tidak ada yang tertinggal. Hanya dua orang jemaah yang kondisi kesehatannya menurun setelah tiba di Batam sehingga belum diizinkan pulang ke Pekanbaru,” katanya.
Kedua jemaah tersebut saat ini menjalani perawatan di RS Awal Bros Botania, Batam. Penundaan kepulangan dilakukan atas rekomendasi tim kesehatan dan Balai Karantina Kesehatan (BKK) Embarkasi Batam hingga kondisi mereka dinyatakan stabil.
Kloter BTH 03 sendiri berjumlah 445 orang, terdiri dari jemaah dan petugas haji. Dari jumlah tersebut, sebanyak 277 jemaah masuk kategori risiko tinggi (risti), sementara 22 jemaah memerlukan bantuan kursi roda selama perjalanan.
Secara keseluruhan, proses pemulangan kloter perdana haji Riau berlangsung lancar dan seluruh rombongan tiba di Indonesia dengan selamat.
Yoko menambahkan, Bandara SSK II telah menyiapkan seluruh aspek operasional untuk melayani kepulangan jemaah haji asal Riau yang berlangsung hingga 21 Juni 2026. Sebanyak 2.472 jemaah yang terbagi dalam 10 kloter dijadwalkan tiba melalui Bandara SSK II secara bertahap.
Untuk mendukung kelancaran proses debarkasi, pihak bandara telah berkoordinasi dengan Otoritas Bandara, Kementerian Haji dan Umrah, TNI-Polri, AirNav Indonesia, Imigrasi, Bea Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, maskapai, ground handling, serta instansi terkait lainnya.
Pihak bandara juga mengimbau keluarga jemaah agar tidak menjemput langsung di Bandara SSK II guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran mobilitas kendaraan pengangkut jemaah.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur. Kami juga mengimbau keluarga untuk menunggu di lokasi penjemputan yang telah ditentukan agar proses kepulangan jemaah berjalan tertib dan lancar,” tutup Yoko. (rri/mcr)




PEKANBARU – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kedatangan jemaah haji kloter pertama asal Provinsi Riau di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 213 jemaah asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter BTH 03 tiba dengan selamat di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Pesawat Lion Air JT 239 yang membawa para jemaah mendarat di Bandara SSK II sekitar pukul 08.50 WIB. Kedatangan mereka disambut oleh Wali Kota Pekanbaru, manajemen Bandara SSK II, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Pgs General Manager Bandara SSK II, Yoko Harianto, mengatakan kepulangan kloter pertama berjalan lancar berkat koordinasi intensif antara pihak bandara dengan seluruh instansi terkait.
“Alhamdulillah, sebanyak 213 jemaah haji kloter pertama asal Kota Pekanbaru telah tiba dengan selamat di Bandara SSK II. Setelah proses kedatangan selesai, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekanbaru menggunakan bus yang telah disiapkan panitia,” ujarnya.
Meski demikian, dua jemaah asal Pekanbaru belum dapat melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru karena kondisi kesehatannya menurun setelah tiba di Batam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, memastikan seluruh jemaah dan petugas haji telah kembali dari Arab Saudi tanpa ada yang tertinggal di Makkah maupun Jeddah.
“Alhamdulillah saat kepulangan dari Saudi seluruh jemaah aman. Tidak ada yang tertinggal. Hanya dua orang jemaah yang kondisi kesehatannya menurun setelah tiba di Batam sehingga belum diizinkan pulang ke Pekanbaru,” katanya.
Kedua jemaah tersebut saat ini menjalani perawatan di RS Awal Bros Botania, Batam. Penundaan kepulangan dilakukan atas rekomendasi tim kesehatan dan Balai Karantina Kesehatan (BKK) Embarkasi Batam hingga kondisi mereka dinyatakan stabil.
Kloter BTH 03 sendiri berjumlah 445 orang, terdiri dari jemaah dan petugas haji. Dari jumlah tersebut, sebanyak 277 jemaah masuk kategori risiko tinggi (risti), sementara 22 jemaah memerlukan bantuan kursi roda selama perjalanan.
Secara keseluruhan, proses pemulangan kloter perdana haji Riau berlangsung lancar dan seluruh rombongan tiba di Indonesia dengan selamat.
Yoko menambahkan, Bandara SSK II telah menyiapkan seluruh aspek operasional untuk melayani kepulangan jemaah haji asal Riau yang berlangsung hingga 21 Juni 2026. Sebanyak 2.472 jemaah yang terbagi dalam 10 kloter dijadwalkan tiba melalui Bandara SSK II secara bertahap.
Untuk mendukung kelancaran proses debarkasi, pihak bandara telah berkoordinasi dengan Otoritas Bandara, Kementerian Haji dan Umrah, TNI-Polri, AirNav Indonesia, Imigrasi, Bea Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, maskapai, ground handling, serta instansi terkait lainnya.
Pihak bandara juga mengimbau keluarga jemaah agar tidak menjemput langsung di Bandara SSK II guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran mobilitas kendaraan pengangkut jemaah.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur. Kami juga mengimbau keluarga untuk menunggu di lokasi penjemputan yang telah ditentukan agar proses kepulangan jemaah berjalan tertib dan lancar,” tutup Yoko. (rri/mcr)