
BATAM — Suasana duka kembali menyelimuti keluarga besar jemaah haji Provinsi Riau. Seorang jemaah asal Kota Pekanbaru, Darmanto, wafat pada Minggu (14/6/2026) pukul 11.50 WIB di Rumah Sakit Awal Bros Botania, Batam, setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif.
Darmanto merupakan jemaah haji Kloter BTH 03 asal Kota Pekanbaru. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali ke Indonesia pada 4 Juni 2026, kondisi kesehatannya menurun sehingga harus mendapatkan penanganan medis di Batam.
Di saat-saat terakhir kehidupannya, almarhum didampingi oleh sang istri tercinta, Sukarelawati, serta anggota keluarga yang setia berada di sisinya hingga mengembuskan napas terakhir.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Darmanto. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini," ujar Defizon.
Menurut Defizon, karena almarhum wafat saat masih berada dalam proses pelayanan debarkasi haji di Batam, seluruh hak yang menjadi ketentuan bagi jemaah wafat tetap diberikan, termasuk santunan, asuransi, serta hak lainnya sesuai regulasi yang berlaku.
Kepergian Darmanto menambah daftar jemaah haji asal Riau yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga 14 Juni 2026, tercatat sebanyak 12 jemaah haji Riau telah berpulang, baik saat berada di Tanah Suci, dalam proses keberangkatan maupun pemulangan, serta setelah kembali ke daerah asal.
Di balik angka tersebut, tersimpan kisah-kisah pengabdian dan perjuangan para tamu Allah yang telah menunaikan panggilan suci. Mereka berangkat dengan harapan dan doa, lalu menutup perjalanan hidupnya setelah menyelesaikan salah satu ibadah terbesar dalam ajaran Islam.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, kepergian mereka tentu menyisakan kesedihan mendalam. Namun di saat yang sama, terselip doa dan harapan agar seluruh amal ibadah yang telah ditunaikan diterima oleh Allah SWT serta menjadi jalan menuju husnul khatimah. (**)
Sumber: ParasRiau.com





BATAM — Suasana duka kembali menyelimuti keluarga besar jemaah haji Provinsi Riau. Seorang jemaah asal Kota Pekanbaru, Darmanto, wafat pada Minggu (14/6/2026) pukul 11.50 WIB di Rumah Sakit Awal Bros Botania, Batam, setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif.
Darmanto merupakan jemaah haji Kloter BTH 03 asal Kota Pekanbaru. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali ke Indonesia pada 4 Juni 2026, kondisi kesehatannya menurun sehingga harus mendapatkan penanganan medis di Batam.
Di saat-saat terakhir kehidupannya, almarhum didampingi oleh sang istri tercinta, Sukarelawati, serta anggota keluarga yang setia berada di sisinya hingga mengembuskan napas terakhir.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Darmanto. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini," ujar Defizon.
Menurut Defizon, karena almarhum wafat saat masih berada dalam proses pelayanan debarkasi haji di Batam, seluruh hak yang menjadi ketentuan bagi jemaah wafat tetap diberikan, termasuk santunan, asuransi, serta hak lainnya sesuai regulasi yang berlaku.
Kepergian Darmanto menambah daftar jemaah haji asal Riau yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga 14 Juni 2026, tercatat sebanyak 12 jemaah haji Riau telah berpulang, baik saat berada di Tanah Suci, dalam proses keberangkatan maupun pemulangan, serta setelah kembali ke daerah asal.
Di balik angka tersebut, tersimpan kisah-kisah pengabdian dan perjuangan para tamu Allah yang telah menunaikan panggilan suci. Mereka berangkat dengan harapan dan doa, lalu menutup perjalanan hidupnya setelah menyelesaikan salah satu ibadah terbesar dalam ajaran Islam.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, kepergian mereka tentu menyisakan kesedihan mendalam. Namun di saat yang sama, terselip doa dan harapan agar seluruh amal ibadah yang telah ditunaikan diterima oleh Allah SWT serta menjadi jalan menuju husnul khatimah. (**)
Sumber: ParasRiau.com