logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / INFO HAJI 2026
95.178 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air,  Kepulangan Gelombang II dari Bandara Madinah
Haji Core 2026, jemaah haji membawa sejumlah boneka unta yang menjadi primadona oleh-oleh bagi sanak keluarga di Indonesia. (Foto: Dok. MCH 2026)
95.178 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kepulangan Gelombang II dari Bandara Madinah
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 16 Juni 2026 | 13:55:52

MAKKAH – Operasional pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 memasuki babak baru. Setelah seluruh jemaah Gelombang I berhasil dipulangkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, proses kepulangan kini sepenuhnya beralih ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, untuk melayani jemaah Gelombang II.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memastikan seluruh rangkaian pemulangan berlangsung aman, lancar, dan sesuai jadwal. Hingga Senin (15/6), sebanyak 245 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia dengan total 95.178 jemaah dan 977 petugas, atau mencapai 96.155 orang.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan proses kepulangan jemaah sejauh ini berjalan sesuai rencana dengan dukungan layanan yang terus dioptimalkan.

iklan-view

“Hingga saat ini, pemulangan jemaah haji Indonesia berlangsung lancar dan terkendali. Seluruh layanan terus kami tingkatkan agar jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria di Makkah, Selasa (16/6/2026).

Dari total kloter yang telah diberangkatkan, sebanyak 233 kloter telah tiba di Indonesia dengan membawa 90.709 jemaah dan 929 petugas. Dengan demikian, jumlah yang sudah mendarat di berbagai embarkasi tanah air mencapai 91.638 orang.

Sementara itu, pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga kini, sebanyak 139 kloter yang terdiri atas 53.338 jemaah dan 556 petugas telah diberangkatkan ke Kota Nabi, dengan total 53.894 orang.

Untuk jemaah haji khusus, sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Maria menjelaskan bahwa penerbangan terakhir jemaah Gelombang I dari Jeddah telah diberangkatkan pada dini hari waktu Arab Saudi. Sejak saat itu, seluruh operasional pemulangan difokuskan kepada jemaah Gelombang II yang telah berada di Madinah.

“Mulai sekarang seluruh proses kepulangan akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia,” jelasnya.

Menjelang kepulangan, Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kelelahan.

Selain itu, jemaah juga diminta tetap menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu, terutama kepada lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah yang membutuhkan pendampingan selama perjalanan pulang.

Menurut Maria, nilai-nilai ukhuwah, gotong royong, dan kepedulian sosial yang tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji perlu terus dipertahankan hingga kembali ke tanah air.

Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah agar tidak membawa air zamzam di dalam koper kabin maupun bagasi. Distribusi air zamzam kepada jemaah akan dilakukan di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kepatuhan terhadap aturan ini sangat penting untuk memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan dan penanganan bagasi, sehingga tidak menghambat jadwal keberangkatan,” tegasnya.

Maria menambahkan, perjalanan haji sejatinya tidak berakhir saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Kemabruran haji harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak yang baik, kepedulian terhadap sesama, semangat persatuan, serta kontribusi positif bagi masyarakat.

“Nilai-nilai haji diharapkan terus hidup dalam keseharian para jemaah sehingga membawa manfaat yang lebih luas, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Versi ini lebih bernuansa berita aktual dengan lead yang lebih kuat, alur data yang lebih rapi, dan penutup yang lebih humanis tanpa kehilangan substansi resmi. (**)

Sumber: kumparan.com

Home / News
95.178 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kepulangan Gelombang II dari Bandara Madinah
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 16 Juni 2026 | 13:55:52
95.178 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air,  Kepulangan Gelombang II dari Bandara Madinah
Haji Core 2026, jemaah haji membawa sejumlah boneka unta yang menjadi primadona oleh-oleh bagi sanak keluarga di Indonesia. (Foto: Dok. MCH 2026)

MAKKAH – Operasional pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 memasuki babak baru. Setelah seluruh jemaah Gelombang I berhasil dipulangkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, proses kepulangan kini sepenuhnya beralih ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, untuk melayani jemaah Gelombang II.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memastikan seluruh rangkaian pemulangan berlangsung aman, lancar, dan sesuai jadwal. Hingga Senin (15/6), sebanyak 245 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia dengan total 95.178 jemaah dan 977 petugas, atau mencapai 96.155 orang.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan proses kepulangan jemaah sejauh ini berjalan sesuai rencana dengan dukungan layanan yang terus dioptimalkan.

“Hingga saat ini, pemulangan jemaah haji Indonesia berlangsung lancar dan terkendali. Seluruh layanan terus kami tingkatkan agar jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria di Makkah, Selasa (16/6/2026).

Dari total kloter yang telah diberangkatkan, sebanyak 233 kloter telah tiba di Indonesia dengan membawa 90.709 jemaah dan 929 petugas. Dengan demikian, jumlah yang sudah mendarat di berbagai embarkasi tanah air mencapai 91.638 orang.

Sementara itu, pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga kini, sebanyak 139 kloter yang terdiri atas 53.338 jemaah dan 556 petugas telah diberangkatkan ke Kota Nabi, dengan total 53.894 orang.

Untuk jemaah haji khusus, sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Maria menjelaskan bahwa penerbangan terakhir jemaah Gelombang I dari Jeddah telah diberangkatkan pada dini hari waktu Arab Saudi. Sejak saat itu, seluruh operasional pemulangan difokuskan kepada jemaah Gelombang II yang telah berada di Madinah.

“Mulai sekarang seluruh proses kepulangan akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia,” jelasnya.

Menjelang kepulangan, Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kelelahan.

Selain itu, jemaah juga diminta tetap menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu, terutama kepada lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah yang membutuhkan pendampingan selama perjalanan pulang.

Menurut Maria, nilai-nilai ukhuwah, gotong royong, dan kepedulian sosial yang tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji perlu terus dipertahankan hingga kembali ke tanah air.

Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah agar tidak membawa air zamzam di dalam koper kabin maupun bagasi. Distribusi air zamzam kepada jemaah akan dilakukan di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kepatuhan terhadap aturan ini sangat penting untuk memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan dan penanganan bagasi, sehingga tidak menghambat jadwal keberangkatan,” tegasnya.

Maria menambahkan, perjalanan haji sejatinya tidak berakhir saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Kemabruran haji harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak yang baik, kepedulian terhadap sesama, semangat persatuan, serta kontribusi positif bagi masyarakat.

“Nilai-nilai haji diharapkan terus hidup dalam keseharian para jemaah sehingga membawa manfaat yang lebih luas, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Versi ini lebih bernuansa berita aktual dengan lead yang lebih kuat, alur data yang lebih rapi, dan penutup yang lebih humanis tanpa kehilangan substansi resmi. (**)

Sumber: kumparan.com