logo
Speedboat Rupat-Malaysia Tenggelam Dihantam Badai, 2 Korban Ditemukan Meninggal Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Formasi Selembayung Warnai Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Gube Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE Gempa NTT: Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Orang, 213 Luka dan 1.500 Lebih Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Peringatan HUT Ke-81 RI di Riau: Sekdaprov Syahrial Abdi Raih Satyalancana dari Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Peringatan HUT RI ke-81 di Tembilahan, Bupati Inhil Serahkan Tali Asih Untuk Par Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Merah Putih Berkibar di Tengah Ancaman Karhutla Pelalawan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Remisi HUT ke-81 RI, 10.987 Warga Binaan di Riau Dapat Pengurangan Hukuman, 185 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sempena HUT ke 81 RI, Warga Tirta Siak Pekanbaru Gelar Donor Darah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Siak
Kerusakan Jalan Sungai Rawa Jadi Perhatian, Pemkab Siak Gandeng Perusahaan untuk Pemeliharaan
Truk ODOL yang melintasi Jalan Sungai Raqa
Kerusakan Jalan Sungai Rawa Jadi Perhatian, Pemkab Siak Gandeng Perusahaan untuk Pemeliharaan
Editor: ridho | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 18 Juni 2026 | 22:24:28

SIAK – Kerusakan Jalan Sungai Rawa di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Siak. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan jalur transportasi aktivitas ekonomi tersebut kembali mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas, termasuk truk over dimension over loading (ODOL) salah satunya dari perusahaan pengepul cangkang sawit, PT Ekasapta Paramita Energi (EPE) yang beralamat di Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Siak.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan tersebut meskipun saat ini daerah menghadapi keterbatasan anggaran.

Menurut Afni, sebagai tindak lanjut dari pertemuan bersama seluruh pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk merumuskan kerja sama pemeliharaan jalan di wilayah operasional masing-masing perusahaan.

iklan-view

“Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan para pelaku usaha, OPD teknis sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan pihak perusahaan untuk merumuskan kerja sama pemeliharaan jalan, khususnya di wilayah yang menjadi jalur operasional mereka,” ujar Afni.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sembilan perusahaan yang diajak berpartisipasi dalam program pemeliharaan jalan tersebut. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak perusahaan akan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai dasar pelaksanaan pemeliharaan jalan.

“Sebanyak sembilan perusahaan telah diajak untuk berpartisipasi. Dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak perusahaan untuk mendukung pemeliharaan jalan,” katanya.

Afni mengakui, langkah kolaborasi dengan perusahaan menjadi alternatif yang paling memungkinkan dilakukan saat ini di tengah keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat hingga mencapai 50 persen, ditambah masih adanya beban utang daerah yang belum terselesaikan sejak tahun 2024.

“Ini merupakan alternatif terdekat yang bisa dilakukan di tengah keterbatasan APBD. Jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pemeliharaan jalan, namun karena transfer daerah berkurang hingga 50 persen dan masih banyak beban utang sejak 2024 yang belum dibayar, maka kami mencari solusi melalui kolaborasi dengan perusahaan,” jelasnya.

Afni menambahkan, sebagian ruas Jalan Sungai Rawa sebelumnya telah dilakukan penanganan melalui penimbunan sehingga kondisinya sempat membaik. Namun kerusakan kembali terjadi akibat tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

“Jalan ini sebelumnya telah masuk dalam tahap pemeliharaan. Sebagian kondisinya sudah jauh lebih baik karena dilakukan penimbunan. Namun karena dilalui truk-truk ODOL, jalannya kembali rusak. Padahal ini merupakan satu-satunya akses utama masyarakat,” tegas Afni.

Tags: Siak jalan odol
Home / News
Kerusakan Jalan Sungai Rawa Jadi Perhatian, Pemkab Siak Gandeng Perusahaan untuk Pemeliharaan
Editor: ridho | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 18 Juni 2026 | 22:24:28
Kerusakan Jalan Sungai Rawa Jadi Perhatian, Pemkab Siak Gandeng Perusahaan untuk Pemeliharaan
Truk ODOL yang melintasi Jalan Sungai Raqa

SIAK – Kerusakan Jalan Sungai Rawa di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Siak. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan jalur transportasi aktivitas ekonomi tersebut kembali mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas, termasuk truk over dimension over loading (ODOL) salah satunya dari perusahaan pengepul cangkang sawit, PT Ekasapta Paramita Energi (EPE) yang beralamat di Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Siak.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan tersebut meskipun saat ini daerah menghadapi keterbatasan anggaran.

Menurut Afni, sebagai tindak lanjut dari pertemuan bersama seluruh pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk merumuskan kerja sama pemeliharaan jalan di wilayah operasional masing-masing perusahaan.

“Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan para pelaku usaha, OPD teknis sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan pihak perusahaan untuk merumuskan kerja sama pemeliharaan jalan, khususnya di wilayah yang menjadi jalur operasional mereka,” ujar Afni.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sembilan perusahaan yang diajak berpartisipasi dalam program pemeliharaan jalan tersebut. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak perusahaan akan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai dasar pelaksanaan pemeliharaan jalan.

“Sebanyak sembilan perusahaan telah diajak untuk berpartisipasi. Dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak perusahaan untuk mendukung pemeliharaan jalan,” katanya.

Afni mengakui, langkah kolaborasi dengan perusahaan menjadi alternatif yang paling memungkinkan dilakukan saat ini di tengah keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat hingga mencapai 50 persen, ditambah masih adanya beban utang daerah yang belum terselesaikan sejak tahun 2024.

“Ini merupakan alternatif terdekat yang bisa dilakukan di tengah keterbatasan APBD. Jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pemeliharaan jalan, namun karena transfer daerah berkurang hingga 50 persen dan masih banyak beban utang sejak 2024 yang belum dibayar, maka kami mencari solusi melalui kolaborasi dengan perusahaan,” jelasnya.

Afni menambahkan, sebagian ruas Jalan Sungai Rawa sebelumnya telah dilakukan penanganan melalui penimbunan sehingga kondisinya sempat membaik. Namun kerusakan kembali terjadi akibat tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

“Jalan ini sebelumnya telah masuk dalam tahap pemeliharaan. Sebagian kondisinya sudah jauh lebih baik karena dilakukan penimbunan. Namun karena dilalui truk-truk ODOL, jalannya kembali rusak. Padahal ini merupakan satu-satunya akses utama masyarakat,” tegas Afni.

Tags: Siak jalan odol