logo
Polres Pelalawan Gerebek Transaksi Narkoba di Kebun Sawit, Dua Pria Ditangkap Ba Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Bawa 15 PMI Ilegal, 13 Orang Selamat d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga RW 016 Tobekgodang Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Beragam Kegi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Speedboat Berpenumpang PMI Ilegal Terbalik Dihantam Badai di Perairan Rupat, 3 O Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Gempa Susulan Menggoyang NTT, Terbaru Berkekuatan M5,2 Minggu Pagi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harimau Belum Masuk Perangkap, Warga Danai Diminta Tak Lengah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Kuansing: Periksa Ketua DPRD dan Pejabat Kemenhut, KPK Kejar Jejak Uang SG Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Transformasi Kampung Narkoba Berbuah Prestasi, Polresta Pekanbaru Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta menerima penghargaan Juara I Lomba Kampung Tangguh Narkoba tingkat Polda Riau dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. (Foto: Rico)
Transformasi Kampung Narkoba Berbuah Prestasi, Polresta Pekanbaru Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 2 Juli 2026 | 13:53:21

PEKANBARU – Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai titik rawan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru perlahan mulai berubah. Melalui program Kampung Tangguh Narkoba, sejumlah lingkungan yang sempat dicap sebagai "kampung narkoba" kini menunjukkan penurunan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, sekaligus diwarnai berbagai kegiatan sosial masyarakat.

Perubahan tersebut turut mengantarkan Polresta Pekanbaru meraih Juara I Lomba Kampung Tangguh Narkoba tingkat Polda Riau dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Tak hanya itu, Polresta Pekanbaru juga membawa pulang Juara I Lomba Ketahanan Pangan kategori Manajemen Media tingkat Polres serta penghargaan pada Lomba Telaah Intelijen, sehingga memborong tiga penghargaan sekaligus.

iklan-view

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, satgas, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih aman dari ancaman narkotika.

Menurutnya, program Kampung Tangguh Narkoba tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat.

"Wilayah yang sebelumnya rawan narkoba kini menunjukkan penurunan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Masyarakat juga mulai aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan aktivitas positif yang diinisiasi bersama Satgas dan Pemerintah Kota Pekanbaru," kata Muharman, Kamis (2/7/2026).

Ia berharap sinergi yang telah terbangun terus diperkuat agar penyalahgunaan narkotika semakin menurun, bukan hanya di kawasan Kampung Tangguh Narkoba, tetapi di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

Selain keberhasilan dalam program pemberantasan narkoba, penghargaan di bidang Manajemen Media juga menjadi indikator kuatnya komunikasi Polresta Pekanbaru dengan insan pers dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan edukatif kepada publik. Sementara penghargaan pada Lomba Telaah Intelijen menunjukkan penguatan fungsi analisis dan deteksi dini dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Raihan tiga penghargaan tersebut menjadi kado Hari Bhayangkara ke-80 bagi Polresta Pekanbaru sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan kolaboratif mampu mengubah kawasan yang pernah identik dengan peredaran narkoba menjadi lingkungan yang lebih aman dan produktif. (ric)

Home / Hukum
Transformasi Kampung Narkoba Berbuah Prestasi, Polresta Pekanbaru Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 2 Juli 2026 | 13:53:21
Transformasi Kampung Narkoba Berbuah Prestasi, Polresta Pekanbaru Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta menerima penghargaan Juara I Lomba Kampung Tangguh Narkoba tingkat Polda Riau dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. (Foto: Rico)

PEKANBARU – Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai titik rawan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru perlahan mulai berubah. Melalui program Kampung Tangguh Narkoba, sejumlah lingkungan yang sempat dicap sebagai "kampung narkoba" kini menunjukkan penurunan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, sekaligus diwarnai berbagai kegiatan sosial masyarakat.

Perubahan tersebut turut mengantarkan Polresta Pekanbaru meraih Juara I Lomba Kampung Tangguh Narkoba tingkat Polda Riau dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Tak hanya itu, Polresta Pekanbaru juga membawa pulang Juara I Lomba Ketahanan Pangan kategori Manajemen Media tingkat Polres serta penghargaan pada Lomba Telaah Intelijen, sehingga memborong tiga penghargaan sekaligus.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, satgas, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih aman dari ancaman narkotika.

Menurutnya, program Kampung Tangguh Narkoba tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat.

"Wilayah yang sebelumnya rawan narkoba kini menunjukkan penurunan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Masyarakat juga mulai aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan aktivitas positif yang diinisiasi bersama Satgas dan Pemerintah Kota Pekanbaru," kata Muharman, Kamis (2/7/2026).

Ia berharap sinergi yang telah terbangun terus diperkuat agar penyalahgunaan narkotika semakin menurun, bukan hanya di kawasan Kampung Tangguh Narkoba, tetapi di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

Selain keberhasilan dalam program pemberantasan narkoba, penghargaan di bidang Manajemen Media juga menjadi indikator kuatnya komunikasi Polresta Pekanbaru dengan insan pers dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan edukatif kepada publik. Sementara penghargaan pada Lomba Telaah Intelijen menunjukkan penguatan fungsi analisis dan deteksi dini dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Raihan tiga penghargaan tersebut menjadi kado Hari Bhayangkara ke-80 bagi Polresta Pekanbaru sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan kolaboratif mampu mengubah kawasan yang pernah identik dengan peredaran narkoba menjadi lingkungan yang lebih aman dan produktif. (ric)