
PEKANBARU - Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga berskala nasional, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi di Provinsi Riau. Event yang digagas Polda Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau itu berhasil menarik sekitar 15 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menilai tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa Riau semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event berskala besar. Menurutnya, kehadiran ribuan pelari turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Hotel penuh, UMKM ramai, tempat makan juga laku. Ini bukti bahwa event seperti ini mampu menggerakkan ekonomi daerah," ujar SF Hariyanto saat menghadiri pengambilan body identification number (BIB) dan racepack peserta di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, Jumat (17/7/2026).
SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan beserta seluruh jajaran yang dinilai berhasil menghadirkan ajang olahraga yang tidak hanya memperkuat budaya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah peserta Riau Bhayangkara Run 2026 mencapai sekitar 15 ribu orang. Angka tersebut dinilai menjadi capaian yang membanggakan karena melibatkan peserta dari berbagai provinsi hingga luar negeri.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turut meninjau proses pengambilan BIB dan racepack yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar menjelang pelaksanaan lomba.
Sinergi antara Polda Riau dan Pemerintah Provinsi Riau dalam penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 diharapkan mampu memperkuat citra Riau sebagai daerah yang aman, nyaman, dan siap menjadi tuan rumah berbagai event nasional maupun internasional.
Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan ini juga menjadi media promosi pariwisata serta memperkenalkan potensi daerah kepada ribuan peserta dan wisatawan yang datang ke Pekanbaru.
Plt Gubernur Riau bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan sejumlah pejabat pemerintah dijadwalkan turut ambil bagian dalam lomba tersebut.
Riau Bhayangkara Run 2026 akan digelar pada Minggu (19/7/2026) dengan mengusung tema "Riau Melawan Karhutla" sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. (ric)






PEKANBARU - Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga berskala nasional, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi di Provinsi Riau. Event yang digagas Polda Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau itu berhasil menarik sekitar 15 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menilai tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa Riau semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event berskala besar. Menurutnya, kehadiran ribuan pelari turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Hotel penuh, UMKM ramai, tempat makan juga laku. Ini bukti bahwa event seperti ini mampu menggerakkan ekonomi daerah," ujar SF Hariyanto saat menghadiri pengambilan body identification number (BIB) dan racepack peserta di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, Jumat (17/7/2026).
SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan beserta seluruh jajaran yang dinilai berhasil menghadirkan ajang olahraga yang tidak hanya memperkuat budaya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah peserta Riau Bhayangkara Run 2026 mencapai sekitar 15 ribu orang. Angka tersebut dinilai menjadi capaian yang membanggakan karena melibatkan peserta dari berbagai provinsi hingga luar negeri.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turut meninjau proses pengambilan BIB dan racepack yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar menjelang pelaksanaan lomba.
Sinergi antara Polda Riau dan Pemerintah Provinsi Riau dalam penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 diharapkan mampu memperkuat citra Riau sebagai daerah yang aman, nyaman, dan siap menjadi tuan rumah berbagai event nasional maupun internasional.
Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan ini juga menjadi media promosi pariwisata serta memperkenalkan potensi daerah kepada ribuan peserta dan wisatawan yang datang ke Pekanbaru.
Plt Gubernur Riau bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan sejumlah pejabat pemerintah dijadwalkan turut ambil bagian dalam lomba tersebut.
Riau Bhayangkara Run 2026 akan digelar pada Minggu (19/7/2026) dengan mengusung tema "Riau Melawan Karhutla" sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. (ric)