logo
Rupiah Pagi Ini Melorot ke Rp18.000 per dollar Amerika Serikat, Dampak Gubernur Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Besok Pembacaan Duplik, Kasus Dugaan Korupsi Abdul Wahid Masuki Babak Akhir Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Tangkap Pengedar Narkoba di Sukajadi, Sita 24, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau Tiga Hotspot di Riau, Hujan Ringan Masih Guyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BREAKING NEWS: Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Destry Damayanti Pim Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Tokoh Lima Daerah Gelar Musyawarah di Dumai, Bahas Pembentukan Provinsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pejabat Pemko Pekanbaru Berkinerja Buruk Siap Diganti, Agung Nugroho Terapkan Ev Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pets Day Out 2026 Pekanbaru Jadi Magnet Pecinta Satwa, Edukasi Reptil hingga Vak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / OLAHRAGA
Riau Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Sport Tourism hingga Perputaran Ekonomi Lokal
Selain mengusung semangat olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan pelestarian lingkungan melalui implementasi program Green Policing. (Foto: Rico).
Riau Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Sport Tourism hingga Perputaran Ekonomi Lokal
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
20 Juli 2026 | 12:26:33

PEKANBARU - Riau Bhayangkara Run 2026 menutup seluruh rangkaian kegiatannya dengan capaian yang dinilai membanggakan. Event lari yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung aman dan tertib, sekaligus menarik partisipasi 15.080 pelari dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara.

Besarnya jumlah peserta menjadikan ajang ini bukan hanya sebagai salah satu event lari terbesar di Sumatera, tetapi juga memperkuat posisi Riau sebagai destinasi sport tourism yang semakin diperhitungkan. Kehadiran ribuan pelari bersama keluarga dan pendamping turut memberi dampak positif terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pariwisata, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Widya Mucharam, mengatakan tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa ajang tersebut semakin mendapat tempat di kalangan pecinta lari nasional maupun internasional.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena menunjukkan bahwa Riau semakin dipercaya sebagai tuan rumah event olahraga berskala nasional bahkan internasional," ujar Daniel, Senin (20/7/2026).

iklan-view

Karorena Polda Riau itu menyebut keberhasilan penyelenggaraan tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama," katanya.

Menurut Daniel, keikutsertaan pelari dari berbagai provinsi di Indonesia serta peserta asal Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura menjadi indikator bahwa Riau Bhayangkara Run memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai agenda sport tourism unggulan di Provinsi Riau.

Ia menilai besarnya jumlah peserta juga memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, terutama melalui meningkatnya aktivitas di sektor akomodasi, transportasi, kuliner, dan UMKM selama penyelenggaraan acara.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan Riau Bhayangkara Run bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam semangat membangun daerah.

"Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mampu mempertemukan ribuan orang dalam semangat kebersamaan, memperkenalkan Provinsi Riau kepada masyarakat luas, serta membuka peluang bagi tumbuhnya perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM," katanya.

Menurut Herry, penyelenggaraan event tersebut membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi instrumen pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap Riau Bhayangkara Run dapat terus berkembang sebagai agenda tahunan yang berkontribusi terhadap promosi daerah, penguatan ekonomi lokal, dan pengembangan sport tourism di Riau.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, TNI, pemerintah kabupaten dan kota, sponsor, komunitas lari, relawan, tenaga kesehatan, media, pelaku UMKM, petugas kebersihan, hingga masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh personel Polda Riau dan jajaran Polres yang terlibat sejak proses persiapan, pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pembersihan area kegiatan.

Selain mengusung semangat olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan pelestarian lingkungan melalui implementasi program Green Policing. Komitmen itu diwujudkan dengan pembagian boneka anak gajah Nona Seroja sebagai simbol kepedulian terhadap konservasi satwa liar, serta bibit pohon trembesi kepada peserta sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Menutup rangkaian kegiatan, Herry berharap semangat yang lahir dari Riau Bhayangkara Run tidak berhenti setelah garis finis, melainkan terus menjadi energi untuk membangun budaya hidup sehat, memperkuat kolaborasi, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan.

"Riau Bhayangkara Run 2026 memang telah selesai, tetapi semangat yang dibangun melalui kegiatan ini tidak boleh berhenti di garis finis. Semangat hidup sehat, semangat kolaborasi, semangat menggerakkan perekonomian masyarakat, semangat memperkuat sport tourism, dan semangat menjaga lingkungan harus terus kita rawat bersama. Karena ketika kita menjaga alam, sesungguhnya alam juga akan menjaga kita," tutup Herry Heryawan. (ric)

Home / News
Riau Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Sport Tourism hingga Perputaran Ekonomi Lokal
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: news | 20 Juli 2026 | 12:26:33
Riau Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Sport Tourism hingga Perputaran Ekonomi Lokal
Selain mengusung semangat olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan pelestarian lingkungan melalui implementasi program Green Policing. (Foto: Rico).

PEKANBARU - Riau Bhayangkara Run 2026 menutup seluruh rangkaian kegiatannya dengan capaian yang dinilai membanggakan. Event lari yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung aman dan tertib, sekaligus menarik partisipasi 15.080 pelari dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara.

Besarnya jumlah peserta menjadikan ajang ini bukan hanya sebagai salah satu event lari terbesar di Sumatera, tetapi juga memperkuat posisi Riau sebagai destinasi sport tourism yang semakin diperhitungkan. Kehadiran ribuan pelari bersama keluarga dan pendamping turut memberi dampak positif terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pariwisata, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Widya Mucharam, mengatakan tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa ajang tersebut semakin mendapat tempat di kalangan pecinta lari nasional maupun internasional.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena menunjukkan bahwa Riau semakin dipercaya sebagai tuan rumah event olahraga berskala nasional bahkan internasional," ujar Daniel, Senin (20/7/2026).

Karorena Polda Riau itu menyebut keberhasilan penyelenggaraan tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama," katanya.

Menurut Daniel, keikutsertaan pelari dari berbagai provinsi di Indonesia serta peserta asal Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura menjadi indikator bahwa Riau Bhayangkara Run memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai agenda sport tourism unggulan di Provinsi Riau.

Ia menilai besarnya jumlah peserta juga memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, terutama melalui meningkatnya aktivitas di sektor akomodasi, transportasi, kuliner, dan UMKM selama penyelenggaraan acara.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan Riau Bhayangkara Run bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam semangat membangun daerah.

"Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mampu mempertemukan ribuan orang dalam semangat kebersamaan, memperkenalkan Provinsi Riau kepada masyarakat luas, serta membuka peluang bagi tumbuhnya perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM," katanya.

Menurut Herry, penyelenggaraan event tersebut membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi instrumen pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap Riau Bhayangkara Run dapat terus berkembang sebagai agenda tahunan yang berkontribusi terhadap promosi daerah, penguatan ekonomi lokal, dan pengembangan sport tourism di Riau.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, TNI, pemerintah kabupaten dan kota, sponsor, komunitas lari, relawan, tenaga kesehatan, media, pelaku UMKM, petugas kebersihan, hingga masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh personel Polda Riau dan jajaran Polres yang terlibat sejak proses persiapan, pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pembersihan area kegiatan.

Selain mengusung semangat olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan pelestarian lingkungan melalui implementasi program Green Policing. Komitmen itu diwujudkan dengan pembagian boneka anak gajah Nona Seroja sebagai simbol kepedulian terhadap konservasi satwa liar, serta bibit pohon trembesi kepada peserta sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Menutup rangkaian kegiatan, Herry berharap semangat yang lahir dari Riau Bhayangkara Run tidak berhenti setelah garis finis, melainkan terus menjadi energi untuk membangun budaya hidup sehat, memperkuat kolaborasi, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan.

"Riau Bhayangkara Run 2026 memang telah selesai, tetapi semangat yang dibangun melalui kegiatan ini tidak boleh berhenti di garis finis. Semangat hidup sehat, semangat kolaborasi, semangat menggerakkan perekonomian masyarakat, semangat memperkuat sport tourism, dan semangat menjaga lingkungan harus terus kita rawat bersama. Karena ketika kita menjaga alam, sesungguhnya alam juga akan menjaga kita," tutup Herry Heryawan. (ric)