
PEKANBARU - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru, Senin (20/7/2026) siang hingga sore hari, menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Salah satu titik terparah berada di Jalan Jenderal Sudirman, yang merupakan jalan protokol di ibu kota Provinsi Riau.
Genangan air yang hampir setinggi lutut orang dewasa membuat arus lalu lintas terganggu. Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa mendorong kendaraannya setelah mogok akibat nekat menerobos genangan.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menempatkan personel di sejumlah titik rawan banjir. Salah satunya di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan RS Awal Bros.
Di lokasi tersebut, personel kepolisian tampak mengatur arus lalu lintas sekaligus membantu pengendara yang mengalami kesulitan melintasi genangan air.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah penumpukan kendaraan di kawasan terdampak banjir.
"Ada dua titik pengalihan arus yang kami lakukan, yakni di Simpang Jalan Harapan Raya serta Simpang Jalan Sudirman-Tuanku Tambusai menuju Jalan Patimura," kata Satrio.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar tetap bersabar, mengurangi kecepatan kendaraan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Menurutnya, genangan air yang cukup tinggi serta kondisi jalan yang basah dan licin berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Personel kita tempatkan di lokasi yang rawan genangan air saat hujan turun dan pasca-hujan guna melancarkan arus lalu lintas," ujar Satrio.
Hingga Senin malam, personel Satlantas Polresta Pekanbaru masih disiagakan di sejumlah ruas jalan yang tergenang untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu pengguna jalan hingga kondisi kembali normal. (ric)






PEKANBARU - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru, Senin (20/7/2026) siang hingga sore hari, menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Salah satu titik terparah berada di Jalan Jenderal Sudirman, yang merupakan jalan protokol di ibu kota Provinsi Riau.
Genangan air yang hampir setinggi lutut orang dewasa membuat arus lalu lintas terganggu. Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa mendorong kendaraannya setelah mogok akibat nekat menerobos genangan.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menempatkan personel di sejumlah titik rawan banjir. Salah satunya di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan RS Awal Bros.
Di lokasi tersebut, personel kepolisian tampak mengatur arus lalu lintas sekaligus membantu pengendara yang mengalami kesulitan melintasi genangan air.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah penumpukan kendaraan di kawasan terdampak banjir.
"Ada dua titik pengalihan arus yang kami lakukan, yakni di Simpang Jalan Harapan Raya serta Simpang Jalan Sudirman-Tuanku Tambusai menuju Jalan Patimura," kata Satrio.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar tetap bersabar, mengurangi kecepatan kendaraan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Menurutnya, genangan air yang cukup tinggi serta kondisi jalan yang basah dan licin berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Personel kita tempatkan di lokasi yang rawan genangan air saat hujan turun dan pasca-hujan guna melancarkan arus lalu lintas," ujar Satrio.
Hingga Senin malam, personel Satlantas Polresta Pekanbaru masih disiagakan di sejumlah ruas jalan yang tergenang untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu pengguna jalan hingga kondisi kembali normal. (ric)