
PEKANBARU - Kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.54 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski satu unit mobil minibus hangus dilalap api.
Menerima laporan dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru langsung mengerahkan lima armada ke lokasi, terdiri atas empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan penyelamat.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Chandra, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran menjelang tengah malam.
"Sekitar pukul 23.54 WIB kami menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran di salah satu SPBU di Jalan Hang Tuah," ujar Zarman, Selasa (21/7/2026).

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dengan fokus utama mengamankan tangki penyimpanan bahan bakar agar api tidak merembet dan memicu ledakan yang lebih besar.
Menurut Zarman, strategi tersebut menjadi prioritas karena tangki penyimpanan BBM merupakan titik paling vital dalam insiden kebakaran di SPBU.
"Petugas terlebih dahulu mengamankan area tangki penyimpanan agar api tidak merembet ke tangki BBM. Itu menjadi prioritas utama dalam proses pemadaman," jelasnya.
Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Beruntung, api tidak sempat menjalar ke tangki penyimpanan bahan bakar sehingga potensi kebakaran yang lebih besar dapat dihindari.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Zarman mengimbau seluruh pengelola objek vital, termasuk SPBU, agar melengkapi fasilitas dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang memadai serta menyiapkan petugas yang memiliki kemampuan penanganan kebakaran awal.
"Langkah antisipasi sejak dini sangat penting agar kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum membesar," pungkasnya. (why)






PEKANBARU - Kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.54 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski satu unit mobil minibus hangus dilalap api.
Menerima laporan dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru langsung mengerahkan lima armada ke lokasi, terdiri atas empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan penyelamat.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Chandra, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran menjelang tengah malam.
"Sekitar pukul 23.54 WIB kami menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran di salah satu SPBU di Jalan Hang Tuah," ujar Zarman, Selasa (21/7/2026).
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dengan fokus utama mengamankan tangki penyimpanan bahan bakar agar api tidak merembet dan memicu ledakan yang lebih besar.
Menurut Zarman, strategi tersebut menjadi prioritas karena tangki penyimpanan BBM merupakan titik paling vital dalam insiden kebakaran di SPBU.
"Petugas terlebih dahulu mengamankan area tangki penyimpanan agar api tidak merembet ke tangki BBM. Itu menjadi prioritas utama dalam proses pemadaman," jelasnya.
Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Beruntung, api tidak sempat menjalar ke tangki penyimpanan bahan bakar sehingga potensi kebakaran yang lebih besar dapat dihindari.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Zarman mengimbau seluruh pengelola objek vital, termasuk SPBU, agar melengkapi fasilitas dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang memadai serta menyiapkan petugas yang memiliki kemampuan penanganan kebakaran awal.
"Langkah antisipasi sejak dini sangat penting agar kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum membesar," pungkasnya. (why)