logo
Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 3.056 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, Pemko Perpanjang PJJ di Tengah Kabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / LINGKUNGAN
Menjelang HJP ke-78 Polwan, Srikandi Polda Riau Turun ke Garis Depan Karhutla
Polwan Polres Rohil melakukan pemadaman karhutla di kawasan Napangga Pujud, Kecamatan Tanjung Medan. (Foto: Istimewa)
Menjelang HJP ke-78 Polwan, Srikandi Polda Riau Turun ke Garis Depan Karhutla
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 31 Agustus 2026 | 07:56:27

PEKANBARU - Menjelang Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia yang jatuh pada 1 September 2026, Srikandi Polda Riau turun ke lapangan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tak hanya membantu pemadaman, para Polwan juga hadir mendampingi masyarakat yang terdampak.

Keterlibatan Polwan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Riau yang diteruskan melalui Kepala Biro SDM selaku Pembina Harian Polwan kepada Pakor Polwan Polda Riau. Arahan itu kemudian diteruskan kepada jajaran Polwan di wilayah yang mengalami karhutla.

Di Kabupaten Rokan Hilir, Polwan Polres Rohil ikut melakukan pemadaman karhutla di kawasan Napangga Pujud, Kecamatan Tanjung Medan. Sementara di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, sebanyak 26 Polwan turun membagikan masker sekaligus memberikan trauma healing kepada masyarakat terdampak.

iklan-view

Keterlibatan Polwan dalam pemadaman karhutla di Pelalawan. (Foto: Istimewa)

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan keterlibatan Polwan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah situasi karhutla.

“Polwan hadir sesuai kebutuhan di lapangan. Selain membantu penanganan kebakaran, mereka juga memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak,” kata Akmadi, Minggu (30/8/2026).

Sementara itu, Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensa mengatakan arahan pimpinan menjadi dasar keterlibatan Polwan dalam penanganan karhutla menjelang Hari Jadi ke-78 Polwan.

Menurut Vera, keterlibatan tersebut tidak hanya melibatkan Polwan di tingkat kewilayahan. Personel Polwan dari Mapolda Riau turut bergabung bersama Polwan Brimob, Samapta dan jajaran Polres untuk memperkuat penanganan di wilayah terdampak.

“Ini merupakan bentuk pengabdian Polwan sekaligus tindak lanjut arahan pimpinan agar Polwan hadir dan mengambil peran dalam penanganan karhutla sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing,” ujar Vera.

Anggota Polwan Dit Samapta Polda Riau bersama prajurit TNI di sela-sela pemadaman karhutla. (Foto: Istimewa)

Vera mengatakan peran Polwan disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi di lapangan. Selain membantu pemadaman, Polwan juga diarahkan untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak asap maupun kebakaran.

Keterlibatan Polwan di Rokan Hilir dan Pelalawan memperlihatkan pendekatan tersebut. Di wilayah kebakaran, personel membantu upaya pemadaman untuk mencegah api meluas. Sementara di tengah masyarakat terdampak, Polwan memberikan masker, trauma healing serta dukungan kepada warga.

Menjelang 1 September, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengabdian menyambut Hari Jadi ke-78 Polwan. Di tengah ancaman karhutla, para Srikandi Polda Riau memilih memperingati momentum tersebut dengan hadir langsung di lapangan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Home / News
Menjelang HJP ke-78 Polwan, Srikandi Polda Riau Turun ke Garis Depan Karhutla
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 31 Agustus 2026 | 07:56:27
Menjelang HJP ke-78 Polwan, Srikandi Polda Riau Turun ke Garis Depan Karhutla
Polwan Polres Rohil melakukan pemadaman karhutla di kawasan Napangga Pujud, Kecamatan Tanjung Medan. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU - Menjelang Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia yang jatuh pada 1 September 2026, Srikandi Polda Riau turun ke lapangan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tak hanya membantu pemadaman, para Polwan juga hadir mendampingi masyarakat yang terdampak.

Keterlibatan Polwan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Riau yang diteruskan melalui Kepala Biro SDM selaku Pembina Harian Polwan kepada Pakor Polwan Polda Riau. Arahan itu kemudian diteruskan kepada jajaran Polwan di wilayah yang mengalami karhutla.

Di Kabupaten Rokan Hilir, Polwan Polres Rohil ikut melakukan pemadaman karhutla di kawasan Napangga Pujud, Kecamatan Tanjung Medan. Sementara di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, sebanyak 26 Polwan turun membagikan masker sekaligus memberikan trauma healing kepada masyarakat terdampak.

Keterlibatan Polwan dalam pemadaman karhutla di Pelalawan. (Foto: Istimewa)

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan keterlibatan Polwan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah situasi karhutla.

“Polwan hadir sesuai kebutuhan di lapangan. Selain membantu penanganan kebakaran, mereka juga memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak,” kata Akmadi, Minggu (30/8/2026).

Sementara itu, Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensa mengatakan arahan pimpinan menjadi dasar keterlibatan Polwan dalam penanganan karhutla menjelang Hari Jadi ke-78 Polwan.

Menurut Vera, keterlibatan tersebut tidak hanya melibatkan Polwan di tingkat kewilayahan. Personel Polwan dari Mapolda Riau turut bergabung bersama Polwan Brimob, Samapta dan jajaran Polres untuk memperkuat penanganan di wilayah terdampak.

“Ini merupakan bentuk pengabdian Polwan sekaligus tindak lanjut arahan pimpinan agar Polwan hadir dan mengambil peran dalam penanganan karhutla sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing,” ujar Vera.

Anggota Polwan Dit Samapta Polda Riau bersama prajurit TNI di sela-sela pemadaman karhutla. (Foto: Istimewa)

Vera mengatakan peran Polwan disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi di lapangan. Selain membantu pemadaman, Polwan juga diarahkan untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak asap maupun kebakaran.

Keterlibatan Polwan di Rokan Hilir dan Pelalawan memperlihatkan pendekatan tersebut. Di wilayah kebakaran, personel membantu upaya pemadaman untuk mencegah api meluas. Sementara di tengah masyarakat terdampak, Polwan memberikan masker, trauma healing serta dukungan kepada warga.

Menjelang 1 September, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengabdian menyambut Hari Jadi ke-78 Polwan. Di tengah ancaman karhutla, para Srikandi Polda Riau memilih memperingati momentum tersebut dengan hadir langsung di lapangan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)