
JAKARTA-Seorang siswa SMA asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berinisial FP, menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta setelah mengalami hilang ingatan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan keprihatinannya atas kondisi yang dialami sejumlah siswa di Kabupaten Karo. Pemerintah berharap seluruh siswa yang terdampak, termasuk FP, dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
FP sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis secara bertahap di sejumlah fasilitas kesehatan. Perawatan dilakukan mulai dari rumah sakit swasta dan RSUD di Kabupaten Karo, kemudian RS Haji Medan, hingga akhirnya menjalani rawat jalan di RSUP Adam Malik Medan.
Di RSUP Adam Malik, FP telah mendapatkan penanganan dari tiga dokter spesialis sejak 31 Agustus 2026. Pemeriksaan melibatkan dokter spesialis gastrohepatologi, neurologi, serta kesehatan jiwa.

Selain pemeriksaan oleh dokter spesialis, FP juga telah menjalani electroencephalography (EEG) untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan pada fungsi saraf.
Berdasarkan pemantauan terakhir, kondisi FP disebut dalam keadaan stabil. Namun, tim dokter masih membutuhkan pemeriksaan lebih menyeluruh untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi kesehatannya.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, tim dokter merekomendasikan FP menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM Jakarta.
"Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi kesehatannya dan menentukan penanganan yang lebih komprehensif, FP direkomendasikan oleh tim dokter untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM Jakarta," kata Aji dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Kemenkes memastikan proses rujukan FP dari Medan menuju Jakarta akan mendapat pendampingan dan kebutuhan pelayanan medisnya akan dipenuhi sesuai kondisi pasien.
Menurut Kemenkes, prioritas utama saat ini adalah memastikan FP memperoleh pelayanan kesehatan yang tepat berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan medisnya.
"Yang paling penting saat ini adalah memastikan FP mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya," lanjut Aji.
FP sebelumnya menjadi salah satu siswa yang mendapat perhatian setelah mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi MBG. Kondisinya kemudian ditangani secara bertahap di beberapa fasilitas kesehatan sebelum menjalani perawatan di RSUP Adam Malik.(*)




JAKARTA-Seorang siswa SMA asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berinisial FP, menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta setelah mengalami hilang ingatan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan keprihatinannya atas kondisi yang dialami sejumlah siswa di Kabupaten Karo. Pemerintah berharap seluruh siswa yang terdampak, termasuk FP, dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
FP sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis secara bertahap di sejumlah fasilitas kesehatan. Perawatan dilakukan mulai dari rumah sakit swasta dan RSUD di Kabupaten Karo, kemudian RS Haji Medan, hingga akhirnya menjalani rawat jalan di RSUP Adam Malik Medan.
Di RSUP Adam Malik, FP telah mendapatkan penanganan dari tiga dokter spesialis sejak 31 Agustus 2026. Pemeriksaan melibatkan dokter spesialis gastrohepatologi, neurologi, serta kesehatan jiwa.
Selain pemeriksaan oleh dokter spesialis, FP juga telah menjalani electroencephalography (EEG) untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan pada fungsi saraf.
Berdasarkan pemantauan terakhir, kondisi FP disebut dalam keadaan stabil. Namun, tim dokter masih membutuhkan pemeriksaan lebih menyeluruh untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi kesehatannya.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, tim dokter merekomendasikan FP menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM Jakarta.
"Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi kesehatannya dan menentukan penanganan yang lebih komprehensif, FP direkomendasikan oleh tim dokter untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM Jakarta," kata Aji dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Kemenkes memastikan proses rujukan FP dari Medan menuju Jakarta akan mendapat pendampingan dan kebutuhan pelayanan medisnya akan dipenuhi sesuai kondisi pasien.
Menurut Kemenkes, prioritas utama saat ini adalah memastikan FP memperoleh pelayanan kesehatan yang tepat berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan medisnya.
"Yang paling penting saat ini adalah memastikan FP mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya," lanjut Aji.
FP sebelumnya menjadi salah satu siswa yang mendapat perhatian setelah mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi MBG. Kondisinya kemudian ditangani secara bertahap di beberapa fasilitas kesehatan sebelum menjalani perawatan di RSUP Adam Malik.(*)