logo
Hotspot Sumatera Merosot, BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kemenkes: 174 Ribu Warga Terserang ISPA, 40.363 di Antaranya Balita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD dan Pemko Pekanbaru Sepakati APBD-P 2026 Rp3,26 Triliun, Banjir Jadi Sorota Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Satu Korban Galodo Arosuka Ditemukan Tewas, Jalur Padang-Solok Masih Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.884, Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan BI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai Besok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Riau Soroti Karhutla yang Terus Berulang: Apa Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga TBS Sawit Riau Periode 23-29 September Turun Rp27 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini Penjelasan Pertamina
Pemerintah memastikan harga BBM tidak mengalami kenaikan. (Foto: Istimewa)
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini Penjelasan Pertamina
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: ekonomi | 12 September 2026 | 14:04:37

PEKANBARU-Kabar mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat. PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan hingga penghujung 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Pertamina Patra Niaga dengan mengacu pada kebijakan pemerintah. Artinya, meski kondisi pasar energi global bergerak dinamis, harga BBM subsidi tetap mengikuti keputusan pemerintah yang telah ditetapkan.

Harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi dua faktor yang terus bergerak dan ikut memengaruhi pembentukan harga BBM. Namun, perubahan pada parameter tersebut tidak mengubah kebijakan harga BBM subsidi sampai akhir tahun ini.

iklan-view

VP Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan, perusahaan menjalankan kebijakan pemerintah dalam penetapan harga BBM.

“Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM. Meskipun terdapat fluktuasi pada sejumlah parameter pembentuk harga, seperti harga minyak dunia dan nilai tukar, untuk BBM subsidi sesuai arahan Pemerintah tidak ada kenaikan harga hingga akhir 2026,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat pengguna BBM subsidi tidak perlu menghadapi perubahan harga akibat naik-turunnya harga minyak dunia maupun pergerakan kurs rupiah hingga akhir 2026.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas harga energi. Stabilitas tersebut berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat karena BBM memiliki pengaruh terhadap biaya transportasi dan distribusi barang.

Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Formula

Kondisinya berbeda untuk BBM Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi.

Harga JBU tidak ditetapkan dengan mekanisme yang sama seperti BBM subsidi. Penyesuaiannya mengacu pada formula harga serta ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar tetap menjadi bagian dari parameter yang diperhitungkan dalam penetapan harga BBM nonsubsidi.

Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penetapan harga JBU dilakukan sesuai formula yang berlaku.

Di tengah perubahan kondisi pasar energi global, Pertamina Patra Niaga menyatakan tetap menjalankan kebijakan pemerintah terkait harga dan penyaluran BBM.

Perusahaan juga memastikan kebutuhan energi masyarakat terus dipenuhi dengan baik.

Bagi masyarakat, kepastian harga BBM subsidi hingga akhir 2026 memberikan gambaran bahwa kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas energi masih menjadi acuan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Sementara bagi pengguna BBM nonsubsidi, perkembangan harga tetap perlu mengikuti kebijakan dan formula yang ditetapkan pemerintah. (cnbc)

Home / Ekonomi
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini Penjelasan Pertamina
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: ekonomi | 12 September 2026 | 14:04:37
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini Penjelasan Pertamina
Pemerintah memastikan harga BBM tidak mengalami kenaikan. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Kabar mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat. PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan hingga penghujung 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Pertamina Patra Niaga dengan mengacu pada kebijakan pemerintah. Artinya, meski kondisi pasar energi global bergerak dinamis, harga BBM subsidi tetap mengikuti keputusan pemerintah yang telah ditetapkan.

Harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi dua faktor yang terus bergerak dan ikut memengaruhi pembentukan harga BBM. Namun, perubahan pada parameter tersebut tidak mengubah kebijakan harga BBM subsidi sampai akhir tahun ini.

VP Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan, perusahaan menjalankan kebijakan pemerintah dalam penetapan harga BBM.

“Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM. Meskipun terdapat fluktuasi pada sejumlah parameter pembentuk harga, seperti harga minyak dunia dan nilai tukar, untuk BBM subsidi sesuai arahan Pemerintah tidak ada kenaikan harga hingga akhir 2026,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat pengguna BBM subsidi tidak perlu menghadapi perubahan harga akibat naik-turunnya harga minyak dunia maupun pergerakan kurs rupiah hingga akhir 2026.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas harga energi. Stabilitas tersebut berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat karena BBM memiliki pengaruh terhadap biaya transportasi dan distribusi barang.

Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Formula

Kondisinya berbeda untuk BBM Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi.

Harga JBU tidak ditetapkan dengan mekanisme yang sama seperti BBM subsidi. Penyesuaiannya mengacu pada formula harga serta ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar tetap menjadi bagian dari parameter yang diperhitungkan dalam penetapan harga BBM nonsubsidi.

Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penetapan harga JBU dilakukan sesuai formula yang berlaku.

Di tengah perubahan kondisi pasar energi global, Pertamina Patra Niaga menyatakan tetap menjalankan kebijakan pemerintah terkait harga dan penyaluran BBM.

Perusahaan juga memastikan kebutuhan energi masyarakat terus dipenuhi dengan baik.

Bagi masyarakat, kepastian harga BBM subsidi hingga akhir 2026 memberikan gambaran bahwa kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas energi masih menjadi acuan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Sementara bagi pengguna BBM nonsubsidi, perkembangan harga tetap perlu mengikuti kebijakan dan formula yang ditetapkan pemerintah. (cnbc)