logo
● PSPS Pekanbaru Tantang Persikad, Tiga Poin Bisa Perkokoh Posisi Puncak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wawako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP, Jangan Nodai Seragam dengan Pungli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gegara Uang Judi Online Rp500 Ribu, Ayah di Bandung Tega Habisi Nyawa Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Akhir Pekan yang Berat bagi Rupiah, Dolar AS Bertengger di Rp18.080 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hilang Usai Kericuhan di Kebun PT ADEI, Sampe Simarmata Diduga Jadi Korban Pembu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Nasib Upah Pekerja Riau Tahun 2027 Belum Jelas, Disnakertrans Tunggu Aturan Pusa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Puluhan Mahasiswa UNRI Gelar Demonstrasi, Desak Pemerintah Serius Tangani Karhut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Empat Warga Bersaksi dalam Sidang Budi Darmawan, Fasos dan Akses Jalan Jadi Soro Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Karmila Sari Ajak Pelajar Pahami 4 Pilar, Siap Dukung Kebutuhan Sekolah
Sosialisasi 4 Pilar di SMKN 4 Terpadu
Karmila Sari Ajak Pelajar Pahami 4 Pilar, Siap Dukung Kebutuhan Sekolah
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 14 September 2026 | 06:18:38

PEKANBARU -Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, mengajak pelajar SMKN Pertanian Terpadu Riau memahami dan menerapkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan untuk menjaga persatuan serta mencegah konflik sosial.

Ia mengatakan keberagaman agama, suku, bahasa, budaya dan adat istiadat merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan toleransi.

Anggota MPR RI ini mengingatkan pelajar untuk menghindari perundungan atau bullying yang dapat menurunkan kepercayaan diri dan memicu konflik.

"Kalau kita membully karena agama, tinggi badan atau kepintaran, kita bukan menjadi bersatu, tetapi justru bisa terpecah," kata Karmila saat melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di SMKN Pertanian Terpadu Riau, Minggu (13/9/2026).

Menurut Karmila, nilai empat pilar harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah, masyarakat hingga kehidupan bernegara.

"Pancasila menjadi pedoman dalam bersikap, UUD 1945 sebagai dasar penyelenggaraan negara, NKRI harus dijaga keutuhannya, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan dalam menghormati perbedaan," cakapnya.

Legislator asal Riau ini mendorong setiap persoalan sosial, termasuk yang berkaitan dengan perbedaan agama, budaya maupun pandangan, diselesaikan melalui dialog dan komunikasi.

Dan berpesan kepada siswa agar serius belajar dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Seriuslah belajar. Pendidikan akan membentuk kerangka berpikir yang sistematis dan menjadi bekal untuk masa depan," katanya.

Empat pilar kebangsaan tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diwujudkan dengan sikap toleransi, gotong royong, tanggung jawab dan saling menghormati.

"Empat pilar kebangsaan harus diwujudkan dengan sikap toleransi, gotong royong, tanggung jawab dan saling menghormati untuk mencegah konflik, menjaga stabilitas sosial serta memperkuat persatuan bangsa," tegasnya.

Selain memberikan pemahaman kebangsaan, Karmila menyatakan akan ikut mendorong perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SMKN Pertanian Terpadu Riau.

Kepala SMK Pertanian Terpadu Riau, Elvita Herasanty, SIP, MPd, mengatakan pihak sekolah telah mengusulkan program revitalisasi untuk mendukung perbaikan fasilitas sekolah dan asrama.

"Kami berharap pada 2027 anak-anak bisa mendapatkan gedung asrama yang lebih layak," ujar Elvita.

Ia mengapresiasi kunjungan Karmila yang dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab bersama para siswa. (*)

iklan-view
Home / News
Karmila Sari Ajak Pelajar Pahami 4 Pilar, Siap Dukung Kebutuhan Sekolah
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 14 September 2026 | 06:18:38
Karmila Sari Ajak Pelajar Pahami 4 Pilar, Siap Dukung Kebutuhan Sekolah
Sosialisasi 4 Pilar di SMKN 4 Terpadu

PEKANBARU -Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, mengajak pelajar SMKN Pertanian Terpadu Riau memahami dan menerapkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan untuk menjaga persatuan serta mencegah konflik sosial.

Ia mengatakan keberagaman agama, suku, bahasa, budaya dan adat istiadat merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan toleransi.

Anggota MPR RI ini mengingatkan pelajar untuk menghindari perundungan atau bullying yang dapat menurunkan kepercayaan diri dan memicu konflik.

"Kalau kita membully karena agama, tinggi badan atau kepintaran, kita bukan menjadi bersatu, tetapi justru bisa terpecah," kata Karmila saat melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di SMKN Pertanian Terpadu Riau, Minggu (13/9/2026).

Menurut Karmila, nilai empat pilar harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah, masyarakat hingga kehidupan bernegara.

"Pancasila menjadi pedoman dalam bersikap, UUD 1945 sebagai dasar penyelenggaraan negara, NKRI harus dijaga keutuhannya, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan dalam menghormati perbedaan," cakapnya.

Legislator asal Riau ini mendorong setiap persoalan sosial, termasuk yang berkaitan dengan perbedaan agama, budaya maupun pandangan, diselesaikan melalui dialog dan komunikasi.

Dan berpesan kepada siswa agar serius belajar dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Seriuslah belajar. Pendidikan akan membentuk kerangka berpikir yang sistematis dan menjadi bekal untuk masa depan," katanya.

Empat pilar kebangsaan tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diwujudkan dengan sikap toleransi, gotong royong, tanggung jawab dan saling menghormati.

"Empat pilar kebangsaan harus diwujudkan dengan sikap toleransi, gotong royong, tanggung jawab dan saling menghormati untuk mencegah konflik, menjaga stabilitas sosial serta memperkuat persatuan bangsa," tegasnya.

Selain memberikan pemahaman kebangsaan, Karmila menyatakan akan ikut mendorong perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SMKN Pertanian Terpadu Riau.

Kepala SMK Pertanian Terpadu Riau, Elvita Herasanty, SIP, MPd, mengatakan pihak sekolah telah mengusulkan program revitalisasi untuk mendukung perbaikan fasilitas sekolah dan asrama.

"Kami berharap pada 2027 anak-anak bisa mendapatkan gedung asrama yang lebih layak," ujar Elvita.

Ia mengapresiasi kunjungan Karmila yang dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab bersama para siswa. (*)