logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Kabut Asap Memburuk, Dinkes Riau Turunkan Tim dan Bagikan 5.000 Masker di Pekanbaru
Pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Riau membagi-bagikan masker kepada pengendara di Jalan Sudirman, Pekanbaru (Foto:MCR)
Kabut Asap Memburuk, Dinkes Riau Turunkan Tim dan Bagikan 5.000 Masker di Pekanbaru
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: news | 7 Oktober 2026 | 16:55:41

PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan langkah penanganan dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru. Dinas Kesehatan Provinsi Riau turun langsung ke sejumlah kawasan padat aktivitas untuk membagikan masker kepada masyarakat.

Sebanyak 5.000 masker dibagikan secara gratis pada Rabu (7/10/2026). Distribusi dilakukan di lima lokasi yang menjadi pusat mobilitas warga, yakni Bundaran Zapin, Simpang Tiga, Simpang Lampu Merah SKA, Pasar Pagi Arengka, dan kawasan Melur Sukajadi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perlindungan masyarakat menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

iklan-view

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. Pemerintah memilih lokasi pembagian masker yang ramai dilalui warga agar perlindungan dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah.

“Hari ini, sesuai dengan arahan Plt Gubernur Riau, kita melakukan pembagian masker sebanyak 5.000 pcs di lima titik di Kota Pekanbaru,” ujar Zulkifli, Rabu (7/10/2026).

Penanganan di lapangan melibatkan 95 personel yang tergabung dalam Tim Krisis Dinas Kesehatan Riau dan sejumlah akademisi bidang kesehatan.

Sebanyak 64 mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes RI, STIKes Al Insyirah, dan Universitas Hang Tuah turut diterjunkan untuk membantu petugas membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan diri dari paparan asap.

Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi udara yang buruk. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kabut asap semakin pekat.

Bagi masyarakat yang harus bepergian atau bekerja di luar ruangan, penggunaan masker dianjurkan untuk mengurangi paparan partikel polutan yang masuk melalui saluran pernapasan.

Selain perlindungan dari paparan asap, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan. Zulkifli mengingatkan warga mengonsumsi air putih sedikitnya delapan gelas sehari, terlebih ketika cuaca panas dan kondisi udara dipenuhi asap.

“Gunakan masker, perbanyak minum air putih dan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan pernapasan,” katanya.

Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan, seperti batuk atau keluhan lainnya, diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemerintah mengimbau warga tetap waspada dan membatasi paparan asap selama kondisi udara belum kembali membaik.(*)

Home / News
Kabut Asap Memburuk, Dinkes Riau Turunkan Tim dan Bagikan 5.000 Masker di Pekanbaru
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: news | 7 Oktober 2026 | 16:55:41
Kabut Asap Memburuk, Dinkes Riau Turunkan Tim dan Bagikan 5.000 Masker di Pekanbaru
Pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Riau membagi-bagikan masker kepada pengendara di Jalan Sudirman, Pekanbaru (Foto:MCR)

PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan langkah penanganan dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru. Dinas Kesehatan Provinsi Riau turun langsung ke sejumlah kawasan padat aktivitas untuk membagikan masker kepada masyarakat.

Sebanyak 5.000 masker dibagikan secara gratis pada Rabu (7/10/2026). Distribusi dilakukan di lima lokasi yang menjadi pusat mobilitas warga, yakni Bundaran Zapin, Simpang Tiga, Simpang Lampu Merah SKA, Pasar Pagi Arengka, dan kawasan Melur Sukajadi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perlindungan masyarakat menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. Pemerintah memilih lokasi pembagian masker yang ramai dilalui warga agar perlindungan dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah.

“Hari ini, sesuai dengan arahan Plt Gubernur Riau, kita melakukan pembagian masker sebanyak 5.000 pcs di lima titik di Kota Pekanbaru,” ujar Zulkifli, Rabu (7/10/2026).

Penanganan di lapangan melibatkan 95 personel yang tergabung dalam Tim Krisis Dinas Kesehatan Riau dan sejumlah akademisi bidang kesehatan.

Sebanyak 64 mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes RI, STIKes Al Insyirah, dan Universitas Hang Tuah turut diterjunkan untuk membantu petugas membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan diri dari paparan asap.

Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi udara yang buruk. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kabut asap semakin pekat.

Bagi masyarakat yang harus bepergian atau bekerja di luar ruangan, penggunaan masker dianjurkan untuk mengurangi paparan partikel polutan yang masuk melalui saluran pernapasan.

Selain perlindungan dari paparan asap, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan. Zulkifli mengingatkan warga mengonsumsi air putih sedikitnya delapan gelas sehari, terlebih ketika cuaca panas dan kondisi udara dipenuhi asap.

“Gunakan masker, perbanyak minum air putih dan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan pernapasan,” katanya.

Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan, seperti batuk atau keluhan lainnya, diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemerintah mengimbau warga tetap waspada dan membatasi paparan asap selama kondisi udara belum kembali membaik.(*)