
PELALAWAN - Helat Pelalawan ke-27 menjadi panggung perayaan budaya, penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah. Mengusung tagline “Mo La, Awak Bangun Pelalawan”, perhelatan menyambut Hari Jadi ke-27 Kabupaten Pelalawan Tahun 2026 itu resmi dibuka Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Kamis (8/10/2026) malam.
Pembukaan berlangsung di halaman Kantor Bupati Pelalawan, dihadiri Wakil Bupati H Husni Tamrin, Ketua DPRD H Syafrizal, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan perusahaan dan masyarakat.

Helat Pelalawan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Oktober 2026. Berbagai kegiatan disiapkan untuk memeriahkan hari jadi kabupaten berjuluk Bumi Tuah Sejuta Pesona tersebut, mulai dari pertunjukan budaya, pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga hiburan rakyat.
Dalam sambutannya, Bupati H Zukri Misran mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat persatuan dan semangat membangun Pelalawan.
“Dengan mengucap Bismillah, Helat Pelalawan ke-27 resmi kami buka. Mo La, awak bangun Pelalawan bersama-sama. Ini rumah kita, mari kita jaga dan bangun dengan kebersamaan untuk Pelalawan yang lebih maju,” ujar Zukri, disambut tepuk tangan hadirin.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Budaya, UMKM dan Hiburan Rakyat
Rangkaian pembukaan diawali dengan tari persembahan oleh Sanggar Bina Tasik, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, laporan panitia, serta sambutan bupati.

Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan kompang dan pemotongan tumpeng. Bupati bersama rombongan kemudian meninjau sejumlah stan UMKM yang turut meramaikan perhelatan tersebut.
Kehadiran pelaku UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam Helat Pelalawan. Selain memberikan ruang promosi bagi produk lokal, kegiatan ini diharapkan membuka peluang usaha dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama perayaan berlangsung.
Suasana semakin semarak dengan penampilan band lokal yang menghibur pengunjung hingga malam hari.
Polres Pelalawan Hadirkan Bank Pohon dan Layanan Bansos
Di antara berbagai stan yang meramaikan Helat Pelalawan, Polres Pelalawan turut ambil bagian melalui stan Bhayangkara Bhuana Lestari. Kehadiran stan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap perayaan hari jadi, tetapi juga menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari mengatakan, jajarannya siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan hingga berakhir pada 12 Oktober 2026.
“Polres Pelalawan siap mengamankan seluruh rangkaian Helat hingga 12 Oktober. Kami juga ikut berpartisipasi dengan stan Bhayangkara Bhuana Lestari sesuai tagline Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat,” katanya.
Stan tersebut menghadirkan Bank Pohon Mini yang menyediakan bibit tanaman secara gratis bagi masyarakat untuk ditanam di lingkungan rumah. Program ini diharapkan dapat mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap keluarga.

Selain itu, tersedia layanan pendaftaran daring perlindungan sosial (Perlinsos) melalui Bhabinkamtibmas yang berperan sebagai agen resmi penerima bantuan sosial pemerintah, sebagaimana dijelaskan dalam kegiatan tersebut.
Partisipasi ini memperlihatkan bahwa perayaan hari jadi daerah juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Pengamanan Berjalan Kondusif
Untuk memastikan seluruh rangkaian pembukaan berjalan lancar, pengamanan dipimpin Kabag Ops Polres Pelalawan AKP Yulhairi, bersama Kasubbagbinops AKP Surya Gunawan Saragih, Kasi Propam AKP Lambok Hendriko, dan Kasat Lantas AKP Zahratul Aulia Harun, dengan melibatkan personel gabungan Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Kegiatan pembukaan berakhir sekitar pukul 00.15 WIB. Seluruh rangkaian acara dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.
Melalui Helat Pelalawan ke-27, pemerintah daerah berharap perayaan hari jadi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap daerah, memberi ruang bagi pelaku usaha lokal, serta menumbuhkan semangat bersama untuk mewujudkan Pelalawan yang semakin maju. (dik)







PELALAWAN - Helat Pelalawan ke-27 menjadi panggung perayaan budaya, penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah. Mengusung tagline “Mo La, Awak Bangun Pelalawan”, perhelatan menyambut Hari Jadi ke-27 Kabupaten Pelalawan Tahun 2026 itu resmi dibuka Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Kamis (8/10/2026) malam.
Pembukaan berlangsung di halaman Kantor Bupati Pelalawan, dihadiri Wakil Bupati H Husni Tamrin, Ketua DPRD H Syafrizal, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan perusahaan dan masyarakat.
Helat Pelalawan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Oktober 2026. Berbagai kegiatan disiapkan untuk memeriahkan hari jadi kabupaten berjuluk Bumi Tuah Sejuta Pesona tersebut, mulai dari pertunjukan budaya, pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga hiburan rakyat.
Dalam sambutannya, Bupati H Zukri Misran mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat persatuan dan semangat membangun Pelalawan.
“Dengan mengucap Bismillah, Helat Pelalawan ke-27 resmi kami buka. Mo La, awak bangun Pelalawan bersama-sama. Ini rumah kita, mari kita jaga dan bangun dengan kebersamaan untuk Pelalawan yang lebih maju,” ujar Zukri, disambut tepuk tangan hadirin.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Budaya, UMKM dan Hiburan Rakyat
Rangkaian pembukaan diawali dengan tari persembahan oleh Sanggar Bina Tasik, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, laporan panitia, serta sambutan bupati.

Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan kompang dan pemotongan tumpeng. Bupati bersama rombongan kemudian meninjau sejumlah stan UMKM yang turut meramaikan perhelatan tersebut.
Kehadiran pelaku UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam Helat Pelalawan. Selain memberikan ruang promosi bagi produk lokal, kegiatan ini diharapkan membuka peluang usaha dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama perayaan berlangsung.
Suasana semakin semarak dengan penampilan band lokal yang menghibur pengunjung hingga malam hari.
Polres Pelalawan Hadirkan Bank Pohon dan Layanan Bansos
Di antara berbagai stan yang meramaikan Helat Pelalawan, Polres Pelalawan turut ambil bagian melalui stan Bhayangkara Bhuana Lestari. Kehadiran stan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap perayaan hari jadi, tetapi juga menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari mengatakan, jajarannya siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan hingga berakhir pada 12 Oktober 2026.
“Polres Pelalawan siap mengamankan seluruh rangkaian Helat hingga 12 Oktober. Kami juga ikut berpartisipasi dengan stan Bhayangkara Bhuana Lestari sesuai tagline Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat,” katanya.
Stan tersebut menghadirkan Bank Pohon Mini yang menyediakan bibit tanaman secara gratis bagi masyarakat untuk ditanam di lingkungan rumah. Program ini diharapkan dapat mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap keluarga.

Selain itu, tersedia layanan pendaftaran daring perlindungan sosial (Perlinsos) melalui Bhabinkamtibmas yang berperan sebagai agen resmi penerima bantuan sosial pemerintah, sebagaimana dijelaskan dalam kegiatan tersebut.
Partisipasi ini memperlihatkan bahwa perayaan hari jadi daerah juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Pengamanan Berjalan Kondusif
Untuk memastikan seluruh rangkaian pembukaan berjalan lancar, pengamanan dipimpin Kabag Ops Polres Pelalawan AKP Yulhairi, bersama Kasubbagbinops AKP Surya Gunawan Saragih, Kasi Propam AKP Lambok Hendriko, dan Kasat Lantas AKP Zahratul Aulia Harun, dengan melibatkan personel gabungan Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Kegiatan pembukaan berakhir sekitar pukul 00.15 WIB. Seluruh rangkaian acara dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.
Melalui Helat Pelalawan ke-27, pemerintah daerah berharap perayaan hari jadi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap daerah, memberi ruang bagi pelaku usaha lokal, serta menumbuhkan semangat bersama untuk mewujudkan Pelalawan yang semakin maju. (dik)