logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Bengkalis
Dua Pemancing Tewas Terseret Gelombang di Pantai Senekip Bengkalis, Satu Selamat
Evakuasi pemancing di Pantai Senekip Desa Teluk Pambang, Bengkalis (foto:cakaplah)
Dua Pemancing Tewas Terseret Gelombang di Pantai Senekip Bengkalis, Satu Selamat
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 9 Oktober 2026 | 16:47:08

BENGKALIS-Peristiwa nahas terjadi di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/10/2026) pagi. Tiga orang yang sedang memancing dilaporkan terseret gelombang laut. Dua di antaranya meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya berhasil selamat.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 09.40 WIB tersebut mengundang perhatian warga setempat. Insiden ini menjadi duka bagi keluarga korban, terutama karena dua korban yang meninggal dunia masih berusia muda.

Kapolsek Bantan, Iptu M. Iskandar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa ketiga pemancing telah ditemukan setelah dilakukan pencarian menyusul insiden di kawasan pantai itu.

Dari tiga orang yang menjadi korban, satu orang berhasil selamat. Korban tersebut diketahui bernama Rama Ramadhan, berusia 17 tahun.

Sementara itu, dua korban lainnya tidak berhasil diselamatkan. Mereka adalah Adha Irwansyah (17), warga Desa Teluk Pambang, serta Saputra Hamzani, warga Desa Muntai.

"Sudah ditemukan tiga orang pemancing, satu selamat atas nama Ramadan, dua korban lainnya meninggal dunia," kata Iptu M. Iskandar, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak kepolisian, kejadian bermula ketika ketiga korban tengah menghabiskan waktu dengan memancing di kawasan Pantai Senekip. Namun, aktivitas tersebut berakhir tragis setelah mereka diduga terseret gelombang laut.

"Mereka diduga terseret gelombang laut hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia," terang Kapolsek.

Hingga ketiganya ditemukan, peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat di sekitar lokasi. Warga turut merasakan duka atas meninggalnya dua pemuda dalam kejadian yang berlangsung pada Jumat pagi itu.

Setelah ditemukan, ketiga korban kemudian dievakuasi ke kediaman keluarga masing-masing. Korban yang meninggal dunia selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.

Peristiwa di Pantai Senekip ini kembali mengingatkan masyarakat akan risiko beraktivitas di kawasan pesisir. Gelombang laut dapat berubah dan membahayakan keselamatan, termasuk bagi warga yang sedang memancing di tepi pantai.(*) 


Home / News
Dua Pemancing Tewas Terseret Gelombang di Pantai Senekip Bengkalis, Satu Selamat
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 9 Oktober 2026 | 16:47:08
Dua Pemancing Tewas Terseret Gelombang di Pantai Senekip Bengkalis, Satu Selamat
Evakuasi pemancing di Pantai Senekip Desa Teluk Pambang, Bengkalis (foto:cakaplah)

BENGKALIS-Peristiwa nahas terjadi di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/10/2026) pagi. Tiga orang yang sedang memancing dilaporkan terseret gelombang laut. Dua di antaranya meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya berhasil selamat.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 09.40 WIB tersebut mengundang perhatian warga setempat. Insiden ini menjadi duka bagi keluarga korban, terutama karena dua korban yang meninggal dunia masih berusia muda.

Kapolsek Bantan, Iptu M. Iskandar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa ketiga pemancing telah ditemukan setelah dilakukan pencarian menyusul insiden di kawasan pantai itu.

Dari tiga orang yang menjadi korban, satu orang berhasil selamat. Korban tersebut diketahui bernama Rama Ramadhan, berusia 17 tahun.

Sementara itu, dua korban lainnya tidak berhasil diselamatkan. Mereka adalah Adha Irwansyah (17), warga Desa Teluk Pambang, serta Saputra Hamzani, warga Desa Muntai.

"Sudah ditemukan tiga orang pemancing, satu selamat atas nama Ramadan, dua korban lainnya meninggal dunia," kata Iptu M. Iskandar, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak kepolisian, kejadian bermula ketika ketiga korban tengah menghabiskan waktu dengan memancing di kawasan Pantai Senekip. Namun, aktivitas tersebut berakhir tragis setelah mereka diduga terseret gelombang laut.

"Mereka diduga terseret gelombang laut hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia," terang Kapolsek.

Hingga ketiganya ditemukan, peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat di sekitar lokasi. Warga turut merasakan duka atas meninggalnya dua pemuda dalam kejadian yang berlangsung pada Jumat pagi itu.

Setelah ditemukan, ketiga korban kemudian dievakuasi ke kediaman keluarga masing-masing. Korban yang meninggal dunia selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.

Peristiwa di Pantai Senekip ini kembali mengingatkan masyarakat akan risiko beraktivitas di kawasan pesisir. Gelombang laut dapat berubah dan membahayakan keselamatan, termasuk bagi warga yang sedang memancing di tepi pantai.(*)