
PEKANBARU-Upaya kepolisian memberantas peredaran narkoba di Kota Pekanbaru mendapat dukungan dari DPRD setempat.
Penindakan yang dilakukan di kawasan Jalan Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, diharapkan menjadi langkah awal untuk membongkar jaringan narkotika hingga ke akarnya.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, mengatakan pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, penindakan tidak boleh berhenti setelah sejumlah pelaku diamankan, tetapi harus dilanjutkan dengan mengungkap jaringan yang berada di belakang peredaran barang terlarang tersebut.

“Kita dukung penuh. Apalagi pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh hingga ke akar-akarnya. Ini harus kontinu,” kata Aidhil, Senin (12/10/2026).
Politisi Partai NasDem itu menilai, langkah tegas kepolisian sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika sekaligus menciptakan lingkungan masyarakat yang aman.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan Kapolri dan Kapolda Riau yang baru, upaya pemberantasan narkoba di Pekanbaru semakin maksimal. Penindakan yang dilakukan secara serius dan berkesinambungan diyakini dapat mempersempit ruang gerak para pelaku.
Aidhil juga mengapresiasi langkah kepolisian yang menyasar sejumlah kawasan yang diduga menjadi pusat aktivitas peredaran narkoba. Ia meminta kegiatan serupa terus dilaksanakan dan tidak hanya terfokus di Jalan Pangeran Hidayat maupun Kampung Dalam.
Menurutnya, aparat perlu menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika di wilayah lain di Pekanbaru. Sejumlah kawasan seperti Panam, Rumbai, Payung Sekaki, dan Tenayan Raya juga perlu mendapat perhatian apabila ditemukan indikasi aktivitas serupa.
“Jika ada wilayah lain yang diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba, tentu harus ditelusuri dan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Aidhil menekankan, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap orang-orang yang beraktivitas di lapangan. Polisi juga perlu mengusut pihak yang memasok barang terlarang, mengendalikan distribusi, hingga mengatur jaringan peredarannya.
Ia berharap penegakan hukum dilakukan secara terarah dan menyentuh seluruh mata rantai peredaran narkotika. Dengan demikian, para pelaku tidak lagi leluasa menjalankan aktivitasnya di Kota Bertuah.
DPRD Pekanbaru, lanjutnya, mendukung langkah kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat dan menekan peredaran narkoba. Konsistensi penindakan serta pengungkapan jaringan secara menyeluruh dinilai menjadi kunci agar upaya pemberantasan memberikan hasil nyata.(*)







PEKANBARU-Upaya kepolisian memberantas peredaran narkoba di Kota Pekanbaru mendapat dukungan dari DPRD setempat.
Penindakan yang dilakukan di kawasan Jalan Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, diharapkan menjadi langkah awal untuk membongkar jaringan narkotika hingga ke akarnya.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, mengatakan pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, penindakan tidak boleh berhenti setelah sejumlah pelaku diamankan, tetapi harus dilanjutkan dengan mengungkap jaringan yang berada di belakang peredaran barang terlarang tersebut.
“Kita dukung penuh. Apalagi pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh hingga ke akar-akarnya. Ini harus kontinu,” kata Aidhil, Senin (12/10/2026).
Politisi Partai NasDem itu menilai, langkah tegas kepolisian sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika sekaligus menciptakan lingkungan masyarakat yang aman.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan Kapolri dan Kapolda Riau yang baru, upaya pemberantasan narkoba di Pekanbaru semakin maksimal. Penindakan yang dilakukan secara serius dan berkesinambungan diyakini dapat mempersempit ruang gerak para pelaku.
Aidhil juga mengapresiasi langkah kepolisian yang menyasar sejumlah kawasan yang diduga menjadi pusat aktivitas peredaran narkoba. Ia meminta kegiatan serupa terus dilaksanakan dan tidak hanya terfokus di Jalan Pangeran Hidayat maupun Kampung Dalam.
Menurutnya, aparat perlu menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika di wilayah lain di Pekanbaru. Sejumlah kawasan seperti Panam, Rumbai, Payung Sekaki, dan Tenayan Raya juga perlu mendapat perhatian apabila ditemukan indikasi aktivitas serupa.
“Jika ada wilayah lain yang diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba, tentu harus ditelusuri dan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Aidhil menekankan, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap orang-orang yang beraktivitas di lapangan. Polisi juga perlu mengusut pihak yang memasok barang terlarang, mengendalikan distribusi, hingga mengatur jaringan peredarannya.
Ia berharap penegakan hukum dilakukan secara terarah dan menyentuh seluruh mata rantai peredaran narkotika. Dengan demikian, para pelaku tidak lagi leluasa menjalankan aktivitasnya di Kota Bertuah.
DPRD Pekanbaru, lanjutnya, mendukung langkah kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat dan menekan peredaran narkoba. Konsistensi penindakan serta pengungkapan jaringan secara menyeluruh dinilai menjadi kunci agar upaya pemberantasan memberikan hasil nyata.(*)