logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Letjen Richard dan Jenderal Tandyo Merapat ke Istana
Letjen Richard Taruli Horja Tambupobolon. (Foto: dok)
Letjen Richard dan Jenderal Tandyo Merapat ke Istana
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 15 Oktober 2026 | 13:55:46

JAKARTA - Istana Kepresidenan Jakarta kembali menjadi saksi langkah penting dalam penguatan struktur pertahanan nasional. Pada Kamis (15/10/2026),sejumlah perwira tinggi TNI tampak hadir memenuhi panggilan Presiden untuk menerima amanat kepemimpinan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Salah satu sosok utama yang mencuri perhatian adalah Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen Richard Taruli Horja Tambupobolon. Perwira tinggi lulusan Akademi Militer 1992 ini diproyeksikan mengisi posisi penting sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI. Saat memberikan keterangan kepada media terkait kepastian pelantikannya, Richard menegaskan komitmen penuh dan dedikasinya sebagai prajurit yang selalu siap mengemban tugas di posisi mana pun.

Tak hanya posisi Wamenhan, seperti dilansir republika, pergeseran kepemimpinan juga terjadi pada tampuk komando Angkatan Darat. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita resmi meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Panglima TNI untuk mengemban amanat baru sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Tokoh yang dikenal memiliki rekam jejak kuat dan kepercayaan tinggi dari jajaran kementerian pertahanan ini kini memegang kendali penuh atas matra darat.

Di saat yang sama, penyegaran organisasi juga menyentuh lembaga penanggulangan bencana nasional. Mayjen Kristomei Sianturi, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam Radin Inten, dipercaya memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen Suharyanto.

Langkah rotasi dan penunjukan para perwira terbaik ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh pemerintah dalam memperkokoh koordinasi sektor pertahanan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan manajemen bencana di tanah air. (*)

Home / News
Letjen Richard dan Jenderal Tandyo Merapat ke Istana
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 15 Oktober 2026 | 13:55:46
Letjen Richard dan Jenderal Tandyo Merapat ke Istana
Letjen Richard Taruli Horja Tambupobolon. (Foto: dok)

JAKARTA - Istana Kepresidenan Jakarta kembali menjadi saksi langkah penting dalam penguatan struktur pertahanan nasional. Pada Kamis (15/10/2026),sejumlah perwira tinggi TNI tampak hadir memenuhi panggilan Presiden untuk menerima amanat kepemimpinan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Salah satu sosok utama yang mencuri perhatian adalah Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen Richard Taruli Horja Tambupobolon. Perwira tinggi lulusan Akademi Militer 1992 ini diproyeksikan mengisi posisi penting sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI. Saat memberikan keterangan kepada media terkait kepastian pelantikannya, Richard menegaskan komitmen penuh dan dedikasinya sebagai prajurit yang selalu siap mengemban tugas di posisi mana pun.

Tak hanya posisi Wamenhan, seperti dilansir republika, pergeseran kepemimpinan juga terjadi pada tampuk komando Angkatan Darat. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita resmi meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Panglima TNI untuk mengemban amanat baru sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Tokoh yang dikenal memiliki rekam jejak kuat dan kepercayaan tinggi dari jajaran kementerian pertahanan ini kini memegang kendali penuh atas matra darat.

Di saat yang sama, penyegaran organisasi juga menyentuh lembaga penanggulangan bencana nasional. Mayjen Kristomei Sianturi, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam Radin Inten, dipercaya memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen Suharyanto.

Langkah rotasi dan penunjukan para perwira terbaik ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh pemerintah dalam memperkokoh koordinasi sektor pertahanan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan manajemen bencana di tanah air. (*)