Pekambaru TV - Harga pupuk di Kabupaten Pelalawan melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir, bahkan mendekati 100 persen untuk sejumlah jenis pupuk tunggal. Kondisi ini membuat petani sawit semakin tertekan, terlebih di saat produksi tengah menurun akibat fase berbunga. Di lapangan, petani mengaku kesulitan membeli pupuk karena harga yang tidak lagi terjangkau, sementara kebutuhan pemupukan tetap harus dilakukan untuk menjaga hasil panen.
Distributor pupuk di Pelalawan juga membenarkan adanya lonjakan harga signifikan yang dipicu oleh faktor global, termasuk terganggunya pasokan pupuk impor dan meningkatnya biaya distribusi. Situasi ini tidak hanya berdampak pada sektor perkebunan sawit, tetapi juga pada petani hortikultura yang ikut merasakan kenaikan harga sarana produksi. Para petani pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar harga pupuk kembali stabil dan keberlangsungan produksi pertanian tetap terjaga.
Sidang Abdul Wahid Memanas, Terdakwa Nilai Replik JPU Tak Jawab Substansi Pledoi
Diduga Tewas Usai Perkelahian, Kematian Pelajar Kini Diusut Polda Riau
Menuju Sekolah Lewat Kubangan, Siswa SMA Negeri 17 Kesulitan
Harimau Sumatera Kembali Menerkam, Pekerja Nyaris Tewas Di Siak
Dua Motor Bertabrakan Di Pekanbaru, Satu Keluarga Jadi Korban
Abdul Wahid Tolak Seluruh Dakwaan Dan Klaim Tak Pernah Terima Uang
Pekanbaru Hadirkan Bus Gratis untuk Antar Pelajar ke Sekolah
Misteri Kematian Mahasiswa Anestesi Di Siak Belum Terungkap
Ratusan Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan
Dari Tumpukan Sampah Menjadi Peluang Cuan
Dari Rapat Ke Baku Hantam, Banggar Dprd Riau Memanas
Dokter Residen Tewas Misterius, Hasil Autopsi Temukan Luka Dan Memar