Pekambaru TV - Harga pupuk di Kabupaten Pelalawan melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir, bahkan mendekati 100 persen untuk sejumlah jenis pupuk tunggal. Kondisi ini membuat petani sawit semakin tertekan, terlebih di saat produksi tengah menurun akibat fase berbunga. Di lapangan, petani mengaku kesulitan membeli pupuk karena harga yang tidak lagi terjangkau, sementara kebutuhan pemupukan tetap harus dilakukan untuk menjaga hasil panen.
Distributor pupuk di Pelalawan juga membenarkan adanya lonjakan harga signifikan yang dipicu oleh faktor global, termasuk terganggunya pasokan pupuk impor dan meningkatnya biaya distribusi. Situasi ini tidak hanya berdampak pada sektor perkebunan sawit, tetapi juga pada petani hortikultura yang ikut merasakan kenaikan harga sarana produksi. Para petani pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar harga pupuk kembali stabil dan keberlangsungan produksi pertanian tetap terjaga.
Abdul Wahid Menanti Vonis, Kuasa Hukum Tetap Bertahan pada Pleidoi
Api Mengamuk di Tembilahan, Empat Rumah Hangus Terbakar
Teror Harimau Sumatera Lumpuhkan Desa, Sekolah di Inhil Ditutup Sementara
Kebakaran Hanguskan Ruko Tiga Lantai, Dua Orang Mengalami Luka Ringan
Warga Resah Diserbu Lalat, Pemerintah Turun Cek Peternakan Ayam
Harga Kelapa Terjun Bebas, Ribuan Keluarga Petani Terancam
Festival Satwa, Edukasi dan Hiburan Jadi Satu
11,4 Kilo Sabu Dibakar, Jaringan Malaysia Dibongkar!
Penataan Pasar Teratai Dimulai, PKL Pindah ke Lokasi Baru
Antar Anak ke Sekolah, Warga Pekanbaru Tercebur ke Parit Bersama Motor
Ribuan Liter BBM Subsidi Ilegal Disita di Rokan Hilir
Dugaan Korupsi Smart Board Rp9,5 Miliar, Kantor Disdik Riau Digeledah