Seorang santri berusia 16 tahun di kabupaten pelalawan, riau, dilaporkan sempat mengalami koma diduga akibat dikeroyok empat kakak kelasnya di dalam asrama pondok pesantren hidayatul ma’arifiyah. Korban yang dirawat di ruang picu rsud arifin ahmad pekanbaru kini mulai sadar dan menunjukkan kondisi membaik. Kasus ini mendapat perhatian dprd riau yang berencana memanggil pihak pesantren dan kementerian agama untuk mencegah terulangnya kekerasan di lingkungan pendidikan berasrama.
Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wali Kota Pekanbaru Ancam Putus Kontrak
Jaga NKRI dari Pelosok, 150 Personel Polda Riau Bertolak ke Wilayah 3T
Tikungan Maut Sudirman! Calya Ringsek Hantam Pohon, Tiga Orang Terluka
Maut Di Tengah Banjir! Ayah Dan Anak Ditemukan Tak Sadarkan Diri
Runway Diuji Demi Keselamatan, Bandara SSK II Sesuaikan Jam Operasional
Merah Putih Menyapa Pesisir, Polda Riau Perkuat Nelayan dan Jaga Mangrove
Vonis 2 Tahun Digugat! Abdul Wahid Lawan Putusan Hakim
Teror Monyet Liar Resahkan Warga, Lansia hingga Orang Tidur Jadi Korban
Hujan Deras Tak Halangi Pendukung Hadiri Sidang Putusan Abdul Wahid
Pemkot Pekanbaru Ultimatum Pedagang Jalan Teratai untuk Segera Pindah
Enam Kali Beraksi, Komplotan Begal Sadis Akhirnya Tertangkap
Checkout Gagal Berujung Petaka, Wanita di Riau Kehilangan Rp300 Juta