logo
PIALA AFF 2026: Indonesia Pesta Gol ke Gawang Timor Leste, Thom Haye Bersinar da Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Ditutup Menguat 89 Poin Jelang Agustus 2026, Berikut Proyeksi Nilai Tukar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Fakta Baru Mangkraknya Pasar Bawah Pekanbaru: Kontraktor Diklaim Mundur Saat Pro Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Titik Api di Riau Bertambah Jadi 10, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla 1 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tiga Dapur MBG di Riau Dihentikan, BGN Temukan Pelanggaran Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengelola Pasar Bawah Siap Audiensi, Klaim Masih Sanggup Lanjutkan Revitalisasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pendeta Diduga Bunuh Istri demi Uang Asuransi Rp10 Miliar, Dana Dipakai Biayai S Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Periksa Istri Suhardiman Amby, Mantan Sekda hingga 7 Tenaga Ahli dalam Kasus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Santri Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Intensif

news | 18 Mei 2026 | 14:40:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Diki | Ditonton: 251 kali

Seorang santri berusia 16 tahun di kabupaten pelalawan, riau, dilaporkan sempat mengalami koma diduga akibat dikeroyok empat kakak kelasnya di dalam asrama pondok pesantren hidayatul ma’arifiyah. Korban yang dirawat di ruang picu rsud arifin ahmad pekanbaru kini mulai sadar dan menunjukkan kondisi membaik. Kasus ini mendapat perhatian dprd riau yang berencana memanggil pihak pesantren dan kementerian agama untuk mencegah terulangnya kekerasan di lingkungan pendidikan berasrama.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT