logo
PIALA AFF 2026: Indonesia Pesta Gol ke Gawang Timor Leste, Thom Haye Bersinar da Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Ditutup Menguat 89 Poin Jelang Agustus 2026, Berikut Proyeksi Nilai Tukar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Fakta Baru Mangkraknya Pasar Bawah Pekanbaru: Kontraktor Diklaim Mundur Saat Pro Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Titik Api di Riau Bertambah Jadi 10, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla 1 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tiga Dapur MBG di Riau Dihentikan, BGN Temukan Pelanggaran Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengelola Pasar Bawah Siap Audiensi, Klaim Masih Sanggup Lanjutkan Revitalisasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pendeta Diduga Bunuh Istri demi Uang Asuransi Rp10 Miliar, Dana Dipakai Biayai S Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Periksa Istri Suhardiman Amby, Mantan Sekda hingga 7 Tenaga Ahli dalam Kasus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Jelang Iduladha, Kasus PMK di Riau Capai 775 Kasus

news | 20 Mei 2026 | 11:50:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico A Saputra | Ditonton: 296 kali

Menjelang Iduladha, kasus Penyakit Kuku dan Mulut di Provinsi Riau kembali meningkat. Berdasarkan data sementara dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, sejak Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 775 kasus PMK yang menyerang ternak warga, dengan kasus tertinggi terjadi pada bulan Maret mencapai 101 kasus. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak yakni 368 kasus, disusul Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 155 kasus dan Kabupaten Siak sebanyak 118 kasus. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Faralinda Sari menyebutkan, dari total kasus yang ditemukan, masih terdapat 243 kasus yang belum sembuh. Upaya penanganan terus dilakukan melalui pengobatan hewan ternak, vaksinasi di sekitar titik kasus, serta edukasi kepada peternak mengenai pencegahan PMK. Pemerintah juga mengimbau panitia masjid agar membeli hewan kurban yang memiliki surat keterangan kesehatan hewan guna memastikan ternak telah diperiksa oleh dokter hewan berwenang.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT