Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan, Riau, anjlok hingga hampir Rp2.000 per kilogram hanya dalam tiga hari. Kondisi ini membuat petani dan pengusaha peron merugi besar. Penurunan harga diduga dipicu kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk CPO, yang akan dilakukan melalui satu pintu. Petani berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar harga sawit kembali stabil dan tidak semakin membebani masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.
9 Juni 2026 | 14:17:00
Riau Perketat Pengamanan, Ribuan Aparat...
9 Juni 2026 | 13:21:00
Ratusan Pelajar Terdampak, Dapur MBG di...
8 Juni 2026 | 12:05:00
Berawal dari Hobi, Buah Tin Asal...
8 Juni 2026 | 11:18:00
Ratusan Hektare Mangrove di Inhil...
8 Juni 2026 | 10:51:00
18 Tahun Berdiri, Ramayana Pangkalan...
8 Juni 2026 | 10:13:00
Permukiman Padat di Rohil Terbakar,...
5 Juni 2026 | 19:49:00
Wali Kota Pekanbaru Turun Tangan, Kabel...
4 Juni 2026 | 14:29:00
Dolar Meroket, Perajin Tahu Bertahan di...
4 Juni 2026 | 14:06:00
20 Kali Beraksi, Komplotan Spesialis...
4 Juni 2026 | 10:12:00
Sidang Abdul Wahid Kembali Panas, Kuasa...
3 Juni 2026 | 12:12:00
644 Paket Sabu Siap Edar Disita,...
3 Juni 2026 | 10:51:00
Ratusan Pendukung Padati PN Pekanbaru,...




