logo
Polres Pelalawan Gerebek Judi Sabung Ayam: 39 Orang Diamankan, Pemilik Lapak Dit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Enam Dokter Magang Meninggal, 10.564 Peserta Internsip Bakal Jalani MCU dan Skri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DKPP Hukum Anggota KPU RI dan KPU Jabar, Penggunaan Helikopter Dinilai Langgar E Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Mulai 30 Juli, Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Dialihkan, Pengendara Diminta Le Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pajero Sport Istri Kedua Suhardiman Disita KPK, Penyidik Dalami Lelang Jabatan h Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sempat Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat Jelang Keputusan The Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Teror Monyet Liar di Inhil: 7 Warga Luka-Luka Diserang Hingga Harus Dilarikan ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Runway Bandara SSK II, Jam Operasional Berubah Sampai 11 Agustus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Warga Resah Diserbu Lalat, Pemerintah Turun Cek Peternakan Ayam

news | 28 Juli 2026 | 10:56:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 153 kali

Keluhan warga akibat serangan lalat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan ayam potong di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Kecamatan Kulim bersama kelurahan, pengurus lingkungan, warga, dan pemilik usaha melakukan monitoring serta klarifikasi di lokasi. Pemilik peternakan mengakui populasi lalat meningkat saat masa panen dan pembersihan kandang, serta berkomitmen meningkatkan pengendalian. Sementara itu, pemerintah meminta pelaku usaha mengoptimalkan pengelolaan limbah dan pengendalian lalat agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga untuk mencegah persoalan serupa terulang.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT