logo
● BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Melanda Bangko Rohil, Saat ini Api Masih Berkobar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemendagri Evaluasi Regulasi Daerah untuk Perkuat Pencegahan Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rumah Kontrakan Digerebek: Polisi Temukan 122 Pil Ekstasi Berbagai Logo, Seorang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dampak Kabut Asap Karhutla: Petani Sayur di Pekanbaru Keluhkan Tanaman Tumbuh " Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Inflasi Riau September 2026 Capai 0,64 Persen, Harga Cabai Jadi Pemicu Utama Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Siak Ungkap Dugaan Korupsi APBKam Rp404 Juta, Mantan Penghulu Rawa Mekar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Damkar Pekanbaru Evakuasi Kucing Terjebak di Sumur Sedalam 15 Meter Selama 3 Har Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Dari Bibit Bunga, Warga Pasaman Raup Belasan Juta Rupiah

news | 30 September 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Aldian | Ditonton: 294 kali

Siapa sangka, bunga kertas dan kaktus bisa menjadi sumber penghasilan menjanjikan, rabu 30 september 2026.

Di Jorong Kampung Baru, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat, warga mengembangkan usaha pembibitan dan penjualan tanaman hias yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Berawal dari usaha Samsidar yang dirintis lebih dari lima dekade lalu, bisnis bunga kertas dan kaktus kemudian ikut berkembang dan ditiru warga lainnya. Harga tanaman yang dijual mulai dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah per pot, dengan omzet yang bisa mencapai belasan juta rupiah setiap bulan.

Kini, Kampung Baru dikenal sebagai salah satu sentra penjualan bunga kertas dan kaktus di Pasaman.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT