logo
● TKD Riau Turun 16,73 Persen, Pemda Diminta Perkuat PAD dan Percepat Belanja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Ole Romeny Minta Skuad Garuda Tuntaskan Misi Lawan Thailand Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pertarungan Otak di Area Teknis SUGBK Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● 133 Pedagang Ruko Plaza Sukaramai Pertanyakan Rekomendasi Pemko Pekanbaru untuk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Ekonomi Riau September 2026: Inflasi Naik, Ekspor Tumbuh, NTP Menguat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Update Cuaca Jumat 2 Oktober: Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, BMKG Ingatkan P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Melanda Bangko Rohil, Saat ini Api Masih Berkobar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemendagri Evaluasi Regulasi Daerah untuk Perkuat Pencegahan Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Cabai Merah Picu Inflasi Riau

news | 2 Oktober 2026 | 20:10:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Abdul Haris | Ditonton: 1 kali

Harga cabai merah menjadi salah satu pemicu utama inflasi Provinsi Riau pada September 2026.

Badan Pusat Statistik atau BPS Riau mencatat inflasi bulanan Riau mencapai 0,64 persen. Secara tahunan, inflasi tercatat 2,79 persen, sementara inflasi tahun kalender mencapai 1,84 persen.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar. Cabai merah memberikan andil 0,49 persen, dipengaruhi keterbatasan pasokan dan tingginya permintaan masyarakat.

Faktor cuaca dan hujan juga turut memengaruhi produksi cabai di sejumlah daerah penghasil.

Di sisi lain, ekspor Riau pada Agustus 2026 tumbuh 5,57 persen dibandingkan Agustus 2025. Pertumbuhan terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 10,09 persen, sementara ekspor migas turun 62,36 persen.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT