Harga cabai merah menjadi salah satu pemicu utama inflasi Provinsi Riau pada September 2026.
Badan Pusat Statistik atau BPS Riau mencatat inflasi bulanan Riau mencapai 0,64 persen. Secara tahunan, inflasi tercatat 2,79 persen, sementara inflasi tahun kalender mencapai 1,84 persen.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar. Cabai merah memberikan andil 0,49 persen, dipengaruhi keterbatasan pasokan dan tingginya permintaan masyarakat.
Faktor cuaca dan hujan juga turut memengaruhi produksi cabai di sejumlah daerah penghasil.
Di sisi lain, ekspor Riau pada Agustus 2026 tumbuh 5,57 persen dibandingkan Agustus 2025. Pertumbuhan terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 10,09 persen, sementara ekspor migas turun 62,36 persen.
Agung Nugroho Ajak Warga Kawal Pemerintahan Pekanbaru
Warga Gempar, Nenek 62 Tahun Ditemukan Meninggal
Kabut Asap Menipis, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
Galodo Terjang Kompleks Perkantoran Pemkab Solok
Dandim Cup VIII Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Inhil
Hari Anak Nasional 2026, Anak anak Inhil Unjuk Bakat dan Kreativitas
25 Kasus Rabies di Riau, Vaksinasi Gratis Digela
Dampak Kabut Asap, Kantin Sekolah Terpaksa Tutup
GMPB Desak Aliran Dana Mafia Tanah Diusut
61 Tersangka Karhutla, 3 387 Hektare Lahan Terbakar
Antre Solar 3 Jam, Dugaan Mafia Disorot
106 Advokat Baru Diangkat, Peradi Soroti Tantangan AI



