logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Dari Kampung Terendam, Polresta Pekanbaru Perkuat Gerakan Anti Narkoba
Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta meresmikan tiga Kampung Tangguh Anti Narkoba yang dipusatkan di Kampung Terendam, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (9/5/2026) pagi. (Foto: Rico)
Dari Kampung Terendam, Polresta Pekanbaru Perkuat Gerakan Anti Narkoba
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 9 Mei 2026 | 11:45:30

PEKANBARU - Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di Kota Pekanbaru terus diperkuat melalui pendekatan berbasis masyarakat. Salah satunya lewat deklarasi “Pekanbaru Tangguh Bersih dari Narkoba” yang digelar di Kampung Terendam, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Polresta Pekanbaru meresmikan tiga Kampung Tangguh Anti Narkoba yang tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kampung Terendam di Kecamatan Rumbai, Kampung Dalam di Kecamatan Senapelan, serta kawasan Pangeran Hidayat di Kecamatan Pekanbaru Kota.

Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta mengatakan, pembentukan kampung tangguh ini menjadi langkah awal dalam membangun perlawanan bersama terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

iklan-view

“Ini menjadi simbol dimulainya perang terhadap narkoba, khususnya di Kampung Terendam di sini,” ujar Muharman saat memberikan keterangan kepada awak media.

Menurutnya, Kampung Terendam dipilih sebagai lokasi peresmian karena wilayah tersebut baru mulai dibina sebagai kawasan tangguh anti narkoba. Setelah deklarasi dilakukan, pihak kepolisian bersama seluruh elemen masyarakat akan menjalankan berbagai program pencegahan, edukasi, hingga penegakan hukum terhadap pelaku narkoba.

“Setelah diresmikan ini tentunya nanti kita akan mulai dengan kegiatan-kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba maupun penegakan hukum. Insyaallah seluruh elemen mendukung kami untuk mencegah dan melakukan penindakan terhadap narkoba ini,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba Kota Pekanbaru. Sebanyak enam generasi muda dari kalangan Gen Z dipilih untuk membantu upaya preemtif dan preventif dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya narkoba.

Selain itu, seluruh unsur yang hadir turut mendeklarasikan sikap bersama untuk menolak narkoba dan mendukung penindakan tegas tanpa toleransi terhadap peredaran barang haram tersebut di Kota Pekanbaru.

“Seluruh elemen yang hadir di sini menyatakan menolak terhadap narkoba, tindak tegas narkoba, tidak ada toleransi terhadap narkoba,” tegas Muharman. (ric)

Home / Hukum
Dari Kampung Terendam, Polresta Pekanbaru Perkuat Gerakan Anti Narkoba
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 9 Mei 2026 | 11:45:30
Dari Kampung Terendam, Polresta Pekanbaru Perkuat Gerakan Anti Narkoba
Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta meresmikan tiga Kampung Tangguh Anti Narkoba yang dipusatkan di Kampung Terendam, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (9/5/2026) pagi. (Foto: Rico)

PEKANBARU - Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di Kota Pekanbaru terus diperkuat melalui pendekatan berbasis masyarakat. Salah satunya lewat deklarasi “Pekanbaru Tangguh Bersih dari Narkoba” yang digelar di Kampung Terendam, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Polresta Pekanbaru meresmikan tiga Kampung Tangguh Anti Narkoba yang tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kampung Terendam di Kecamatan Rumbai, Kampung Dalam di Kecamatan Senapelan, serta kawasan Pangeran Hidayat di Kecamatan Pekanbaru Kota.

Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta mengatakan, pembentukan kampung tangguh ini menjadi langkah awal dalam membangun perlawanan bersama terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

“Ini menjadi simbol dimulainya perang terhadap narkoba, khususnya di Kampung Terendam di sini,” ujar Muharman saat memberikan keterangan kepada awak media.

Menurutnya, Kampung Terendam dipilih sebagai lokasi peresmian karena wilayah tersebut baru mulai dibina sebagai kawasan tangguh anti narkoba. Setelah deklarasi dilakukan, pihak kepolisian bersama seluruh elemen masyarakat akan menjalankan berbagai program pencegahan, edukasi, hingga penegakan hukum terhadap pelaku narkoba.

“Setelah diresmikan ini tentunya nanti kita akan mulai dengan kegiatan-kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba maupun penegakan hukum. Insyaallah seluruh elemen mendukung kami untuk mencegah dan melakukan penindakan terhadap narkoba ini,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba Kota Pekanbaru. Sebanyak enam generasi muda dari kalangan Gen Z dipilih untuk membantu upaya preemtif dan preventif dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya narkoba.

Selain itu, seluruh unsur yang hadir turut mendeklarasikan sikap bersama untuk menolak narkoba dan mendukung penindakan tegas tanpa toleransi terhadap peredaran barang haram tersebut di Kota Pekanbaru.

“Seluruh elemen yang hadir di sini menyatakan menolak terhadap narkoba, tindak tegas narkoba, tidak ada toleransi terhadap narkoba,” tegas Muharman. (ric)