
PEKANBARU – Bursa pemilihan Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030 semakin menghangat. Setelah Prof Dr Jimmi Copriady MSi dan Dr Mexsasai Indra SH MH, kini giliran Prof Dr H Firdaus SH MH resmi mendaftarkan diri, Senin (11/5/2026).
Pendaftaran Prof Firdaus menjadi sorotan karena diantar dan dilepas langsung oleh sejumlah tokoh penting Riau. Sedikitnya 16 tokoh masyarakat hadir memberi dukungan, termasuk dua mantan Gubernur Riau, H Saleh Djasit SH dan Drs H Wan Thamrin Hasyim.
Prosesi pelepasan digelar di kediaman Saleh Djasit, Kompleks Perumahan Pemda Riau, Cemara Gading, Pekanbaru. Hadir tokoh dari berbagai unsur, mulai dari LAM Riau, MUI Riau, akademisi senior Unri, tokoh masyarakat, hingga kalangan pemuda.
Dukungan besar terhadap Prof Firdaus dinilai menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar Unri tampil sebagai kampus kebanggaan daerah yang mampu melahirkan SDM unggul dan berdaya saing global.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri HR Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, Ketua MUI Riau Dr KH Mustafa Umar, Fauzi Kadir, Ahmadsyah Harofie, hingga sejumlah tokoh pemuda dan praktisi hukum senior Riau.
Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit menilai Prof Firdaus merupakan figur yang layak memimpin Unri karena memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan dan aktif dalam pembangunan daerah.
“Prof Firdaus punya kapasitas dan pengalaman. Beliau juga anak jati Riau yang memahami kebutuhan daerah,” ujar Saleh Djasit.
Menurutnya, Unri ke depan harus mampu melahirkan SDM unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri strategis di Riau, terutama sektor sawit dan migas.
“Kita ingin Unri melahirkan SDM unggul di bidang sawit dan migas, karena Riau adalah daerah industri besar,” katanya.
Saleh juga berharap Unri berkembang menjadi universitas riset yang mampu menghasilkan gagasan dan inovasi untuk pembangunan daerah maupun nasional.
Hal senada disampaikan Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri HR Marjohan Yusuf. Ia menyebut Prof Firdaus sebagai sosok yang aktif berkontribusi dalam pendidikan dan pembangunan daerah.
“Pengalaman dan kualitas Prof Firdaus tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Sebelum Prof Firdaus, Dekan FKIP Unri Prof Dr Jimmi Copriady MSi menjadi kandidat pertama yang mendaftar sebagai bakal calon Rektor Unri periode 2026-2030. Setelah itu disusul Wakil Rektor Bidang Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra SH MH. (**)
PEKANBARU – Bursa pemilihan Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030 semakin menghangat. Setelah Prof Dr Jimmi Copriady MSi dan Dr Mexsasai Indra SH MH, kini giliran Prof Dr H Firdaus SH MH resmi mendaftarkan diri, Senin (11/5/2026).
Pendaftaran Prof Firdaus menjadi sorotan karena diantar dan dilepas langsung oleh sejumlah tokoh penting Riau. Sedikitnya 16 tokoh masyarakat hadir memberi dukungan, termasuk dua mantan Gubernur Riau, H Saleh Djasit SH dan Drs H Wan Thamrin Hasyim.
Prosesi pelepasan digelar di kediaman Saleh Djasit, Kompleks Perumahan Pemda Riau, Cemara Gading, Pekanbaru. Hadir tokoh dari berbagai unsur, mulai dari LAM Riau, MUI Riau, akademisi senior Unri, tokoh masyarakat, hingga kalangan pemuda.
Dukungan besar terhadap Prof Firdaus dinilai menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar Unri tampil sebagai kampus kebanggaan daerah yang mampu melahirkan SDM unggul dan berdaya saing global.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri HR Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, Ketua MUI Riau Dr KH Mustafa Umar, Fauzi Kadir, Ahmadsyah Harofie, hingga sejumlah tokoh pemuda dan praktisi hukum senior Riau.
Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit menilai Prof Firdaus merupakan figur yang layak memimpin Unri karena memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan dan aktif dalam pembangunan daerah.
“Prof Firdaus punya kapasitas dan pengalaman. Beliau juga anak jati Riau yang memahami kebutuhan daerah,” ujar Saleh Djasit.
Menurutnya, Unri ke depan harus mampu melahirkan SDM unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri strategis di Riau, terutama sektor sawit dan migas.
“Kita ingin Unri melahirkan SDM unggul di bidang sawit dan migas, karena Riau adalah daerah industri besar,” katanya.
Saleh juga berharap Unri berkembang menjadi universitas riset yang mampu menghasilkan gagasan dan inovasi untuk pembangunan daerah maupun nasional.
Hal senada disampaikan Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri HR Marjohan Yusuf. Ia menyebut Prof Firdaus sebagai sosok yang aktif berkontribusi dalam pendidikan dan pembangunan daerah.
“Pengalaman dan kualitas Prof Firdaus tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Sebelum Prof Firdaus, Dekan FKIP Unri Prof Dr Jimmi Copriady MSi menjadi kandidat pertama yang mendaftar sebagai bakal calon Rektor Unri periode 2026-2030. Setelah itu disusul Wakil Rektor Bidang Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra SH MH. (**)