logo
Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Sambangi Kebun Daun Ubi Warga, Lahan Sempit Ja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar dari Tanah Suci: Tangis Haru Jemaah Pecah Saat Dikunjungi Wawako Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Afni Gandeng Eks Mendikbud Mohammad Nuh, Siak Bidik Universitas NU Pertam Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Aksi Begal Makin Brutal, Seorang Polisi Jadi Korban, Kapolda Keluarkan Perintah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DJP Riau Sita 16 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp2,95 Miliar di Pekanbaru, Kendar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tragis! Pelajar 13 Tahun Meregang Nyawa Usai Jatuh Saat Salip Dump Truck di Pala Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu, Buyback Ikut Melemah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Belasan Ribu Ijazah SMA-SMK Riau Mengendap di Sekolah, Kajian Ombudsman RI Temuk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / Kuansing
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pemuda bernama Riko Rikardo (27), warga Desa Pulau Kumpai Kecamatan Pangean yang tenggelam, Selasa (12/5/2026). (Foto: MCR)
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
13 Mei 2026 | 14:59:19

PEKANBARU – Pencarian terhadap Riko Rikardo (27), pemuda asal Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang tenggelam di Sungai Kuantan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (13/5/2026) pagi.

Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 07.20 WIB, berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan jatuh ke sungai.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, derasnya arus Sungai Kuantan menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

“Korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari titik jatuh,” ujarnya.

iklan-view

Setelah dievakuasi, jenazah Riko langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi mandi seorang diri ke Sungai Kuantan.

Namun, belum diketahui pasti penyebabnya, Riko diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dengan kondisi arus yang sedang deras dan debit air meningkat.

“Arus sungai cukup deras dan air sedang naik, sehingga korban langsung hanyut. Warga yang melihat kejadian itu tidak sempat memberikan pertolongan,” kata Budi.

Warga bersama petugas BPBD dan tim SAR sempat melakukan pencarian hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan sejak pagi dan akhirnya membuahkan hasil setelah tubuh korban ditemukan mengapung di aliran sungai.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya. (mcr)

Home / Hukum
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: hukum | 13 Mei 2026 | 14:59:19
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pemuda bernama Riko Rikardo (27), warga Desa Pulau Kumpai Kecamatan Pangean yang tenggelam, Selasa (12/5/2026). (Foto: MCR)

PEKANBARU – Pencarian terhadap Riko Rikardo (27), pemuda asal Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang tenggelam di Sungai Kuantan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (13/5/2026) pagi.

Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 07.20 WIB, berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan jatuh ke sungai.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, derasnya arus Sungai Kuantan menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

“Korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari titik jatuh,” ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah Riko langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi mandi seorang diri ke Sungai Kuantan.

Namun, belum diketahui pasti penyebabnya, Riko diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dengan kondisi arus yang sedang deras dan debit air meningkat.

“Arus sungai cukup deras dan air sedang naik, sehingga korban langsung hanyut. Warga yang melihat kejadian itu tidak sempat memberikan pertolongan,” kata Budi.

Warga bersama petugas BPBD dan tim SAR sempat melakukan pencarian hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan sejak pagi dan akhirnya membuahkan hasil setelah tubuh korban ditemukan mengapung di aliran sungai.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya. (mcr)