logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / Kuansing
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pemuda bernama Riko Rikardo (27), warga Desa Pulau Kumpai Kecamatan Pangean yang tenggelam, Selasa (12/5/2026). (Foto: MCR)
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 13 Mei 2026 | 14:59:19

PEKANBARU – Pencarian terhadap Riko Rikardo (27), pemuda asal Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang tenggelam di Sungai Kuantan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (13/5/2026) pagi.

Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 07.20 WIB, berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan jatuh ke sungai.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, derasnya arus Sungai Kuantan menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

iklan-view

“Korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari titik jatuh,” ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah Riko langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi mandi seorang diri ke Sungai Kuantan.

Namun, belum diketahui pasti penyebabnya, Riko diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dengan kondisi arus yang sedang deras dan debit air meningkat.

“Arus sungai cukup deras dan air sedang naik, sehingga korban langsung hanyut. Warga yang melihat kejadian itu tidak sempat memberikan pertolongan,” kata Budi.

Warga bersama petugas BPBD dan tim SAR sempat melakukan pencarian hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan sejak pagi dan akhirnya membuahkan hasil setelah tubuh korban ditemukan mengapung di aliran sungai.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya. (mcr)

Home / Hukum
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 13 Mei 2026 | 14:59:19
Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pemuda bernama Riko Rikardo (27), warga Desa Pulau Kumpai Kecamatan Pangean yang tenggelam, Selasa (12/5/2026). (Foto: MCR)

PEKANBARU – Pencarian terhadap Riko Rikardo (27), pemuda asal Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang tenggelam di Sungai Kuantan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (13/5/2026) pagi.

Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 07.20 WIB, berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan jatuh ke sungai.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, derasnya arus Sungai Kuantan menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

“Korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari titik jatuh,” ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah Riko langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi mandi seorang diri ke Sungai Kuantan.

Namun, belum diketahui pasti penyebabnya, Riko diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dengan kondisi arus yang sedang deras dan debit air meningkat.

“Arus sungai cukup deras dan air sedang naik, sehingga korban langsung hanyut. Warga yang melihat kejadian itu tidak sempat memberikan pertolongan,” kata Budi.

Warga bersama petugas BPBD dan tim SAR sempat melakukan pencarian hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan sejak pagi dan akhirnya membuahkan hasil setelah tubuh korban ditemukan mengapung di aliran sungai.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya. (mcr)