logo
Microsleep Kembali Merenggut Korban di Tol Pekanbaru-Dumai, Tiga Penumpang Tewas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Operasi Pasar Murah Rohul Digelar Sepekan, Pemprov Riau Jual Bahan Pokok di Bawa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Kian Terpuruk ke Rp18.110 per Dolar AS, Harga Impor dan Proyek Infrastruk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pembangunan Flyover Padang Lua Rp182 Miliar Dimulai, Jalur Logistik Sumbar-Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sungai Kampar Kembali Makan Korban, Buruh Asal Jabar Hilang Saat Memancing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perpisahan Mengharukan: Demi Sang Putri, Aji Santoso Tinggalkan PSPS Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puting Beliung di Desa Api-Api: Sekolah Hancur, Harapan Siswa Tak Boleh Roboh, U Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puting Beliung Terjang Bengkalis, Sekolah dan Rumah Warga Porak-Poranda, Kerugia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Operasi Pasar Murah Rohul Digelar Sepekan, Pemprov Riau Jual Bahan Pokok di Bawah HET
Pemprov Riau kembali membuka pasar murah di sejumlah lokasi. (Foto: Istimewa)
Operasi Pasar Murah Rohul Digelar Sepekan, Pemprov Riau Jual Bahan Pokok di Bawah HET
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: boy surya hamta
8 Juni 2026 | 10:20:04

PEKANBARU-Ketika harga kebutuhan pokok masih menjadi perhatian banyak keluarga, Pemerintah Provinsi Riau memilih bergerak lebih cepat. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah, operasi pasar murah kembali digelar untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Menariknya, pelaksanaan operasi pasar murah pekan ini dipusatkan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kebutuhan daerah sekaligus upaya menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah. Program ini juga bertujuan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke tingkat masyarakat.

"Untuk pekan ini kegiatan difokuskan di Kabupaten Rokan Hulu. Tim dari BUMD Riau Pangan Bertuah sudah berangkat ke lokasi untuk menyiapkan pelaksanaannya," kata Tetty, Senin (8/6/2026).

iklan-view

Menurutnya, secara normal operasi pasar murah dilaksanakan hampir setiap hari pada sejumlah titik di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Namun kali ini Rohul menjadi prioritas setelah adanya kebutuhan khusus yang disampaikan pemerintah daerah setempat.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, operasi pasar murah akan digelar pada Selasa (9/6/2026) di halaman Kantor Camat Ujung Batu. Selanjutnya, Rabu (10/6/2026) kegiatan berlanjut di halaman Kantor Camat Rokan IV Koto.

Kemudian pada Kamis (11/6/2026), pasar murah akan menyasar masyarakat Kecamatan Kabun. Sementara pada Jumat (12/6/2026), kegiatan tidak dilaksanakan karena tim kembali ke Pekanbaru untuk persiapan agenda berikutnya.

Tetty menegaskan, keberadaan operasi pasar murah bukan hanya soal menjual bahan pangan dengan harga lebih rendah. Program ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan pasokan dan harga komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi daerah.

"Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan harga di masyarakat tetap stabil," ujarnya.

Masyarakat yang ingin berbelanja diminta datang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga stok yang tersedia habis terjual. Pemerintah juga mengimbau warga membawa tas belanja sendiri sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah di Rohul kali ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Menurutnya, Pemkab Rohul memberikan subsidi terhadap sejumlah komoditas pangan sehingga harga jual kepada masyarakat bisa berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Dengan adanya dukungan subsidi dari pemerintah daerah, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar," jelas Ade.

Beberapa komoditas yang tersedia antara lain beras CML Rp68 ribu per lima kilogram, beras premium Rp70 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, serta Minyakita Rp14 ribu per liter.

Selain itu tersedia minyak goreng premium Rp20 ribu per liter, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, telur ayam Rp45 ribu per papan, dan bawang putih Rp24 ribu per kilogram. Sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai merah keriting, bawang merah, dan kentang juga dijual dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Di tengah tantangan fluktuasi harga pangan nasional, operasi pasar murah menjadi instrumen penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. (mcr)

Home / News
Operasi Pasar Murah Rohul Digelar Sepekan, Pemprov Riau Jual Bahan Pokok di Bawah HET
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: boy surya hamta
Rubrik: news | 8 Juni 2026 | 10:20:04
Operasi Pasar Murah Rohul Digelar Sepekan, Pemprov Riau Jual Bahan Pokok di Bawah HET
Pemprov Riau kembali membuka pasar murah di sejumlah lokasi. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Ketika harga kebutuhan pokok masih menjadi perhatian banyak keluarga, Pemerintah Provinsi Riau memilih bergerak lebih cepat. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah, operasi pasar murah kembali digelar untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Menariknya, pelaksanaan operasi pasar murah pekan ini dipusatkan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kebutuhan daerah sekaligus upaya menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah. Program ini juga bertujuan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke tingkat masyarakat.

"Untuk pekan ini kegiatan difokuskan di Kabupaten Rokan Hulu. Tim dari BUMD Riau Pangan Bertuah sudah berangkat ke lokasi untuk menyiapkan pelaksanaannya," kata Tetty, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, secara normal operasi pasar murah dilaksanakan hampir setiap hari pada sejumlah titik di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Namun kali ini Rohul menjadi prioritas setelah adanya kebutuhan khusus yang disampaikan pemerintah daerah setempat.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, operasi pasar murah akan digelar pada Selasa (9/6/2026) di halaman Kantor Camat Ujung Batu. Selanjutnya, Rabu (10/6/2026) kegiatan berlanjut di halaman Kantor Camat Rokan IV Koto.

Kemudian pada Kamis (11/6/2026), pasar murah akan menyasar masyarakat Kecamatan Kabun. Sementara pada Jumat (12/6/2026), kegiatan tidak dilaksanakan karena tim kembali ke Pekanbaru untuk persiapan agenda berikutnya.

Tetty menegaskan, keberadaan operasi pasar murah bukan hanya soal menjual bahan pangan dengan harga lebih rendah. Program ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan pasokan dan harga komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi daerah.

"Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan harga di masyarakat tetap stabil," ujarnya.

Masyarakat yang ingin berbelanja diminta datang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga stok yang tersedia habis terjual. Pemerintah juga mengimbau warga membawa tas belanja sendiri sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah di Rohul kali ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Menurutnya, Pemkab Rohul memberikan subsidi terhadap sejumlah komoditas pangan sehingga harga jual kepada masyarakat bisa berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Dengan adanya dukungan subsidi dari pemerintah daerah, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar," jelas Ade.

Beberapa komoditas yang tersedia antara lain beras CML Rp68 ribu per lima kilogram, beras premium Rp70 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, serta Minyakita Rp14 ribu per liter.

Selain itu tersedia minyak goreng premium Rp20 ribu per liter, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, telur ayam Rp45 ribu per papan, dan bawang putih Rp24 ribu per kilogram. Sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai merah keriting, bawang merah, dan kentang juga dijual dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Di tengah tantangan fluktuasi harga pangan nasional, operasi pasar murah menjadi instrumen penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. (mcr)