
PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru telah merencanakan Retret bagi Ketua RT dan RW terpilih se-Kota Pekanbaru. Kegiatan yang berisi pembekalan, intensif dan pelatihan ini mendapat sorotan dari dari politisi PDI P Robin Eduard.
Dikatakan Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru ini, dirinya hingga saat ini belum menerima informasi terkait pelaksanaan Retret ketua RT/RW terpilih tersebut. "Sampai hari ini kami belum tahu informasi resminya dari Pemko,"katanya, Rabu (8/7/2026).
Meski demikian, Politisi senior PDI-P ini menegaskan, jika memang kegiatan retreat tersebut benar akan digelar, maka Pemko perlu menjelaskan secara terbuka sumber pendanaan, besaran anggaran yang akan digunakan, serta tujuan utama dari pelaksanaan retret tersebut.
"Itu penting kami tahu selaku wakil rakyat, Dari mana sumber anggarannya, berapa nilai anggarannya, lalu apa tujuan utamanya. Hal-hal seperti ini harus dijelaskan kepada publik," sebutnya.

Diakui Robin, dengan kondisi keuangan daerah saat ini, anggaran yang tersedia sebaiknya diprioritaskan untuk program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur di lingkungan RT dan RW.
Robin juga melihat efektivitas kegiatan retreat yang selama ini digelar pemerintah di berbagai tingkatan. Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut belum terlihat secara nyata bagi masyarakat.
"Apa tujuan dari pelaksnaan ini tak juga tak jelas," ungkapnya
Robin menegaskan, DPRD perlu memperoleh kepastian mengenai rencana tersebut. Terlebih jika pelaksanaannya menggunakan APBD Kota Pekanbaru.






PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru telah merencanakan Retret bagi Ketua RT dan RW terpilih se-Kota Pekanbaru. Kegiatan yang berisi pembekalan, intensif dan pelatihan ini mendapat sorotan dari dari politisi PDI P Robin Eduard.
Dikatakan Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru ini, dirinya hingga saat ini belum menerima informasi terkait pelaksanaan Retret ketua RT/RW terpilih tersebut. "Sampai hari ini kami belum tahu informasi resminya dari Pemko,"katanya, Rabu (8/7/2026).
Meski demikian, Politisi senior PDI-P ini menegaskan, jika memang kegiatan retreat tersebut benar akan digelar, maka Pemko perlu menjelaskan secara terbuka sumber pendanaan, besaran anggaran yang akan digunakan, serta tujuan utama dari pelaksanaan retret tersebut.
"Itu penting kami tahu selaku wakil rakyat, Dari mana sumber anggarannya, berapa nilai anggarannya, lalu apa tujuan utamanya. Hal-hal seperti ini harus dijelaskan kepada publik," sebutnya.
Diakui Robin, dengan kondisi keuangan daerah saat ini, anggaran yang tersedia sebaiknya diprioritaskan untuk program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur di lingkungan RT dan RW.
Robin juga melihat efektivitas kegiatan retreat yang selama ini digelar pemerintah di berbagai tingkatan. Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut belum terlihat secara nyata bagi masyarakat.
"Apa tujuan dari pelaksnaan ini tak juga tak jelas," ungkapnya
Robin menegaskan, DPRD perlu memperoleh kepastian mengenai rencana tersebut. Terlebih jika pelaksanaannya menggunakan APBD Kota Pekanbaru.