logo
DPD Riau Tunggu Putusan Pusat Terkait Perselisihan Iwan Fatah-Eet Indra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Ukui Amankan Pelaku Pencurian Motor, Yamaha Jupiter Disembunyikan di Sema Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Serangan Tanker di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Sabu di Pangkalan Lesung, 29 Paket Disita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Catat 7 Hotspot di Riau Meski Hujan Masih Mengguyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gagal Lolos X-Ray di Bandara Pekanbaru, Kurir Asal Aceh Ditangkap Bawa 2 Kilogra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Usai Diperiksa 13 Jam, Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung dan Dititipkan d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lahan Sudah Masuk Proyek Flyover, Warga Simpang Baru Belum Terima Ganti Rugi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berakhir Jumat (10/7/2026). (Foto: Wahyu)
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
10 Juli 2026 | 17:23:25

PEKANBARU - Senyum dan semangat tampak menghiasi wajah para siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru saat menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Jumat (10/7/2026).

Selama lima hari, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenal nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.

Pelaksanaan MPLS di SMKN 7 Pekanbaru mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, lebih dari sekadar menjalankan agenda tahunan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang mandiri, profesional, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan suasana yang ramah, hangat, dan penuh kekeluargaan agar murid baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

iklan-view

"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Harapannya, mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 7 Pekanbaru," ujar Padmi.

Menurutnya, setelah mengikuti MPLS, para siswa-siswi diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sekolah yang baru.

Padmi menambahkan, masa awal memasuki sekolah merupakan fase penting bagi peserta didik untuk beradaptasi, baik secara sosial, emosional, maupun akademik. Karena itu, MPLS menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara murid dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga sesama peserta didik.

Melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter, SMKN 7 Pekanbaru berharap setiap murid baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (why)

Home / News
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 10 Juli 2026 | 17:23:25
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berakhir Jumat (10/7/2026). (Foto: Wahyu)

PEKANBARU - Senyum dan semangat tampak menghiasi wajah para siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru saat menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Jumat (10/7/2026).

Selama lima hari, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenal nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.

Pelaksanaan MPLS di SMKN 7 Pekanbaru mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, lebih dari sekadar menjalankan agenda tahunan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang mandiri, profesional, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan suasana yang ramah, hangat, dan penuh kekeluargaan agar murid baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Harapannya, mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 7 Pekanbaru," ujar Padmi.

Menurutnya, setelah mengikuti MPLS, para siswa-siswi diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sekolah yang baru.

Padmi menambahkan, masa awal memasuki sekolah merupakan fase penting bagi peserta didik untuk beradaptasi, baik secara sosial, emosional, maupun akademik. Karena itu, MPLS menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara murid dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga sesama peserta didik.

Melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter, SMKN 7 Pekanbaru berharap setiap murid baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (why)