
PEKANBARU - Senyum dan semangat tampak menghiasi wajah para siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru saat menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Jumat (10/7/2026).
Selama lima hari, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenal nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.
Pelaksanaan MPLS di SMKN 7 Pekanbaru mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, lebih dari sekadar menjalankan agenda tahunan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang mandiri, profesional, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan suasana yang ramah, hangat, dan penuh kekeluargaan agar murid baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Harapannya, mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 7 Pekanbaru," ujar Padmi.
Menurutnya, setelah mengikuti MPLS, para siswa-siswi diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sekolah yang baru.
Padmi menambahkan, masa awal memasuki sekolah merupakan fase penting bagi peserta didik untuk beradaptasi, baik secara sosial, emosional, maupun akademik. Karena itu, MPLS menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara murid dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga sesama peserta didik.
Melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter, SMKN 7 Pekanbaru berharap setiap murid baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (why)






PEKANBARU - Senyum dan semangat tampak menghiasi wajah para siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru saat menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Jumat (10/7/2026).
Selama lima hari, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenal nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.
Pelaksanaan MPLS di SMKN 7 Pekanbaru mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, lebih dari sekadar menjalankan agenda tahunan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang mandiri, profesional, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan suasana yang ramah, hangat, dan penuh kekeluargaan agar murid baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.
"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Harapannya, mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 7 Pekanbaru," ujar Padmi.
Menurutnya, setelah mengikuti MPLS, para siswa-siswi diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sekolah yang baru.
Padmi menambahkan, masa awal memasuki sekolah merupakan fase penting bagi peserta didik untuk beradaptasi, baik secara sosial, emosional, maupun akademik. Karena itu, MPLS menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara murid dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga sesama peserta didik.
Melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter, SMKN 7 Pekanbaru berharap setiap murid baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (why)