logo
BREAKING NEWS: Galodo Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Lumpuh, Tiga Gedung OP Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nasib Bripda SAS Usai Kepergok Warga Bersama Wanita di Dalam Mobil 'Bergoyang' Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Wacana Dua Parpol Jadi Syarat Capres, Politisi Senayan Khawatir Pilpres 2029 Tet Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Agung Nugroho: Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen Jadi Sinyal Positif Investasi Pek Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sengketa Ribuan Hektare di Rupat Memanas, Warga Desak Pemkab Bengkalis Turun Tan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Penuh Waktu Tanpa Tes Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Prabowo Janjikan Kuliah PTN Gratis, Komisi X DPR Minta Kemendikti Segera Siapkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dewan Pers Apresiasi Dedikasi Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / Hukum
Inspektorat Kejagung Periksa Pengelolaan Keuangan Kejati Riau, Begini Hasilnya
Inspektur Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan I Jamwas Kejaksaan Agung RI, R Hari Wibowo, menyampaikan keterangan pers usai inspeksi khusus di Kejari Pekanbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: Rico/Pekanbarutv)
Inspektorat Kejagung Periksa Pengelolaan Keuangan Kejati Riau, Begini Hasilnya
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: hukum | 10 September 2026 | 19:08:18

PEKANBARU - Pengelolaan anggaran di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau beserta jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) mendapat penilaian positif dari Inspektorat Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.

Penilaian tersebut disampaikan setelah tim Inspektorat Keuangan I melakukan inspeksi khusus terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Kejati Riau. Pemeriksaan telah berlangsung selama tiga hari dan mencakup sejumlah satuan kerja, termasuk Kejari Pekanbaru.

Inspektur Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan I Jamwas Kejaksaan Agung RI, R Hari Wibowo, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh proses penggunaan anggaran berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

iklan-view

Hasilnya, tim pemeriksa tidak menemukan persoalan berarti dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban keuangan jajaran Kejati Riau.

"Alhamdulillah, pada hasil inspeksi keuangan pada Kejaksaan Tinggi Riau dan jajarannya tidak ditemukan hal-hal yang berarti," kata Hari setelah kegiatan inspeksi khusus di Kejari Pekanbaru, Kamis (10/9/2026).

Menurut Hari, jajaran Kejati Riau dinilai telah menjalankan mekanisme pengelolaan keuangan sesuai ketentuan. Pertanggungjawaban penggunaan anggaran juga dinilai telah dilakukan secara akuntabel.

Ia mengatakan pemeriksaan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan anggaran rutin, tetapi juga menyentuh aspek penerimaan negara, termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pengelolaan uang pengganti dalam perkara tindak pidana korupsi.

"Penggunaan anggaran dan pengelolaan keuangan ini sangat penting, salah satunya berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak dan juga uang pengganti pada tindak pidana korupsi," ujarnya.

Hari menyebut realisasi PNBP di wilayah Riau telah menunjukkan capaian yang signifikan. Sementara penerimaan uang pengganti perkara korupsi juga dinilai semakin terkendali.

"Di Riau, alhamdulillah untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak sudah signifikan sekali dan juga untuk penerimaan uang pengganti juga sudah makin sedikit jumlahnya," katanya.

Inspeksi tersebut turut mencakup beberapa Kejari di wilayah hukum Kejati Riau. Pemeriksaan terhadap Kejari Pekanbaru, Kuantan Singingi, Kampar, dan Rokan Hilir dipusatkan di Kejari Pekanbaru.

Hari mengapresiasi kepatuhan jajaran Kejati Riau dalam menjalankan tata kelola keuangan. Ia meminta capaian tersebut tidak berhenti pada hasil pemeriksaan, tetapi terus dipertahankan dan ditingkatkan.

"Semoga kinerja yang sudah baik ini dipertahankan dan ditingkatkan ke depan untuk mencapai kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Republik Indonesia," pungkasnya.

Secara khusus, pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan Kejari Pekanbaru juga menghasilkan catatan positif. Tim Inspektorat Keuangan I tidak menemukan persoalan berarti dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan maupun adanya kewajiban pengembalian dana.

Kajari Pekanbaru Marlambson Carel Williams mengatakan hasil tersebut menjadi evaluasi sekaligus dorongan bagi jajarannya untuk mempertahankan kepatuhan dalam mengelola anggaran.

"Alhamdulillah, berdasarkan hasil yang dipimpin oleh Pak Irmud dari Kejaksaan Agung RI terhadap keuangan LPJ dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru, hasilnya baik. Tidak ditemukan hal-hal yang berarti ataupun pengembalian dana dan sebagainya," kata Carel.

Meski demikian, Carel meminta jajarannya tidak berpuas diri. Menurutnya, pengelolaan keuangan harus terus diperbaiki seiring munculnya berbagai regulasi baru terkait penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.

"Kiranya ini dapat ditingkatkan ke depannya. Ditambah lagi sekarang sudah banyak peraturan-peraturan baru terkait pengelolaan keuangan. Ditaati terus sehingga menjadi pertanggungjawaban yang akuntabel," ujarnya.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal Kejaksaan untuk memastikan penggunaan anggaran negara dilakukan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah munculnya persoalan dalam pertanggungjawaban keuangan di kemudian hari. (ric)

Home / Hukum
Inspektorat Kejagung Periksa Pengelolaan Keuangan Kejati Riau, Begini Hasilnya
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: hukum | 10 September 2026 | 19:08:18
Inspektorat Kejagung Periksa Pengelolaan Keuangan Kejati Riau, Begini Hasilnya
Inspektur Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan I Jamwas Kejaksaan Agung RI, R Hari Wibowo, menyampaikan keterangan pers usai inspeksi khusus di Kejari Pekanbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: Rico/Pekanbarutv)

PEKANBARU - Pengelolaan anggaran di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau beserta jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) mendapat penilaian positif dari Inspektorat Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.

Penilaian tersebut disampaikan setelah tim Inspektorat Keuangan I melakukan inspeksi khusus terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Kejati Riau. Pemeriksaan telah berlangsung selama tiga hari dan mencakup sejumlah satuan kerja, termasuk Kejari Pekanbaru.

Inspektur Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan I Jamwas Kejaksaan Agung RI, R Hari Wibowo, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh proses penggunaan anggaran berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Hasilnya, tim pemeriksa tidak menemukan persoalan berarti dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban keuangan jajaran Kejati Riau.

"Alhamdulillah, pada hasil inspeksi keuangan pada Kejaksaan Tinggi Riau dan jajarannya tidak ditemukan hal-hal yang berarti," kata Hari setelah kegiatan inspeksi khusus di Kejari Pekanbaru, Kamis (10/9/2026).

Menurut Hari, jajaran Kejati Riau dinilai telah menjalankan mekanisme pengelolaan keuangan sesuai ketentuan. Pertanggungjawaban penggunaan anggaran juga dinilai telah dilakukan secara akuntabel.

Ia mengatakan pemeriksaan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan anggaran rutin, tetapi juga menyentuh aspek penerimaan negara, termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pengelolaan uang pengganti dalam perkara tindak pidana korupsi.

"Penggunaan anggaran dan pengelolaan keuangan ini sangat penting, salah satunya berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak dan juga uang pengganti pada tindak pidana korupsi," ujarnya.

Hari menyebut realisasi PNBP di wilayah Riau telah menunjukkan capaian yang signifikan. Sementara penerimaan uang pengganti perkara korupsi juga dinilai semakin terkendali.

"Di Riau, alhamdulillah untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak sudah signifikan sekali dan juga untuk penerimaan uang pengganti juga sudah makin sedikit jumlahnya," katanya.

Inspeksi tersebut turut mencakup beberapa Kejari di wilayah hukum Kejati Riau. Pemeriksaan terhadap Kejari Pekanbaru, Kuantan Singingi, Kampar, dan Rokan Hilir dipusatkan di Kejari Pekanbaru.

Hari mengapresiasi kepatuhan jajaran Kejati Riau dalam menjalankan tata kelola keuangan. Ia meminta capaian tersebut tidak berhenti pada hasil pemeriksaan, tetapi terus dipertahankan dan ditingkatkan.

"Semoga kinerja yang sudah baik ini dipertahankan dan ditingkatkan ke depan untuk mencapai kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Republik Indonesia," pungkasnya.

Secara khusus, pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan Kejari Pekanbaru juga menghasilkan catatan positif. Tim Inspektorat Keuangan I tidak menemukan persoalan berarti dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan maupun adanya kewajiban pengembalian dana.

Kajari Pekanbaru Marlambson Carel Williams mengatakan hasil tersebut menjadi evaluasi sekaligus dorongan bagi jajarannya untuk mempertahankan kepatuhan dalam mengelola anggaran.

"Alhamdulillah, berdasarkan hasil yang dipimpin oleh Pak Irmud dari Kejaksaan Agung RI terhadap keuangan LPJ dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru, hasilnya baik. Tidak ditemukan hal-hal yang berarti ataupun pengembalian dana dan sebagainya," kata Carel.

Meski demikian, Carel meminta jajarannya tidak berpuas diri. Menurutnya, pengelolaan keuangan harus terus diperbaiki seiring munculnya berbagai regulasi baru terkait penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.

"Kiranya ini dapat ditingkatkan ke depannya. Ditambah lagi sekarang sudah banyak peraturan-peraturan baru terkait pengelolaan keuangan. Ditaati terus sehingga menjadi pertanggungjawaban yang akuntabel," ujarnya.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal Kejaksaan untuk memastikan penggunaan anggaran negara dilakukan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah munculnya persoalan dalam pertanggungjawaban keuangan di kemudian hari. (ric)