logo
Hotspot Sumatera Merosot, BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kemenkes: 174 Ribu Warga Terserang ISPA, 40.363 di Antaranya Balita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD dan Pemko Pekanbaru Sepakati APBD-P 2026 Rp3,26 Triliun, Banjir Jadi Sorota Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Satu Korban Galodo Arosuka Ditemukan Tewas, Jalur Padang-Solok Masih Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.884, Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan BI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai Besok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Riau Soroti Karhutla yang Terus Berulang: Apa Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga TBS Sawit Riau Periode 23-29 September Turun Rp27 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Gubernur BI ke Istana Bahas Energi
Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri serta pimpinan lembaga ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas pemenuhan energi nasional. (Foto: Kompas.com)
Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Gubernur BI ke Istana Bahas Energi
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 16 September 2026 | 16:49:00

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri hingga Gubernur Bank Indonesia ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/9/2026) sore.

Sederet pejabat negara yang terpantau hadir di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut diselenggarakan untuk membahas langkah strategis pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.

iklan-view

"Hari ini kami akan melakukan rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan beberapa langkah-langkah dalam rangka memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri kita," kata Bahlil di lokasi.

Di samping itu, Bahlil menambahkan bahwa pertemuan ini turut mengagendakan pembahasan mengenai rencana pengembangan program biodiesel di atas 50. "Setelah rapat saya akan menyampaikan. Mungkin salah satu di antaranya adalah kita akan melakukan pengembangan dengan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri kita. Kita akan dorong untuk di atas B50 ya," ujar dia seperti dilansir detik.com.

Di sisi lain, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebutkan bahwa kehadirannya bersama pihak Pertamina kemungkinan ditujukan untuk menyampaikan sejumlah laporan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Meski demikian, ia belum merinci secara detail materi pembahasan yang akan diangkat dan meminta awak media untuk menunggu hingga pertemuan selesai. "Kita biasa, update aja. Berkaitan sama ada Pertamina juga nanti kan, berkaitan dengan energi. Nanti setelah rapat mungkin kita bisa update ya lebih lanjut," kata Dony. (*)

Home / News
Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Gubernur BI ke Istana Bahas Energi
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 16 September 2026 | 16:49:00
Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Gubernur BI ke Istana Bahas Energi
Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri serta pimpinan lembaga ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas pemenuhan energi nasional. (Foto: Kompas.com)

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri hingga Gubernur Bank Indonesia ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/9/2026) sore.

Sederet pejabat negara yang terpantau hadir di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut diselenggarakan untuk membahas langkah strategis pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.

"Hari ini kami akan melakukan rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan beberapa langkah-langkah dalam rangka memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri kita," kata Bahlil di lokasi.

Di samping itu, Bahlil menambahkan bahwa pertemuan ini turut mengagendakan pembahasan mengenai rencana pengembangan program biodiesel di atas 50. "Setelah rapat saya akan menyampaikan. Mungkin salah satu di antaranya adalah kita akan melakukan pengembangan dengan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri kita. Kita akan dorong untuk di atas B50 ya," ujar dia seperti dilansir detik.com.

Di sisi lain, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebutkan bahwa kehadirannya bersama pihak Pertamina kemungkinan ditujukan untuk menyampaikan sejumlah laporan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Meski demikian, ia belum merinci secara detail materi pembahasan yang akan diangkat dan meminta awak media untuk menunggu hingga pertemuan selesai. "Kita biasa, update aja. Berkaitan sama ada Pertamina juga nanti kan, berkaitan dengan energi. Nanti setelah rapat mungkin kita bisa update ya lebih lanjut," kata Dony. (*)