logo
● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Sita 2,1 Kg Sabu dan 284 Catridge Etomidate di Pekanbaru, Dua DPO Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pansel KPU 2027–2032 Segera Diumumkan, DPR Tekankan Integritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Tujuh Keluarga Korban Kebakaran di Pekanbaru Dapat Bantuan, Pemko Siapkan Kebutuhan Sekolah Anak
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak pada Rabu (7/10/2026)
Tujuh Keluarga Korban Kebakaran di Pekanbaru Dapat Bantuan, Pemko Siapkan Kebutuhan Sekolah Anak
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: news | 7 Oktober 2026 | 16:33:19

PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak membantu pemulihan tujuh kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai.

Selain memastikan kebutuhan pokok para korban terpenuhi, Pemko Pekanbaru menyiapkan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak pada Rabu (7/10/2026). Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang mengakibatkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang milik mereka.

iklan-view

Menurut Markarius, seluruh korban dalam kondisi aman. Sebagian memilih tinggal sementara di rumah keluarga, sedangkan korban lainnya menyewa tempat tinggal baru.

“Yang terpenting, kami memastikan kebutuhan pokok mereka, seperti makanan, minuman, pakaian dan kebutuhan lainnya terpenuhi,” ujar Markarius.

Pemko juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak korban. Dinas Pendidikan Pekanbaru diminta membantu memenuhi perlengkapan sekolah yang ikut terbakar, mulai dari pakaian, sepatu, tas hingga buku pelajaran.

Bantuan juga diarahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekanbaru. Markarius berharap bantuan dapat diberikan dalam bentuk uang sehingga keluarga korban memiliki biaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak, termasuk membayar tempat tinggal sementara.

“Setelah kebakaran, mereka tentu harus menyewa tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan lainnya,” katanya.

Di sisi lain, Dinas Sosial Pekanbaru diminta melakukan pendataan ulang terhadap kondisi sosial ekonomi ketujuh keluarga tersebut. Langkah ini diperlukan karena musibah kebakaran dapat mengubah kondisi kesejahteraan korban, terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghasilan.

Markarius mengatakan perubahan kondisi tersebut perlu diperbarui dalam data desil agar korban dapat mengakses program bantuan yang sesuai.

Pemko juga membuka peluang dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN. Korban yang membutuhkan bantuan tambahan dapat berkoordinasi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru.

Di tengah cuaca panas dan minim hujan, Markarius mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran. Warga diminta memastikan kompor dan sumber api telah benar-benar padam setelah digunakan.

Selain itu, instalasi listrik di rumah, khususnya bangunan lama, perlu diperiksa. Kabel yang sudah rusak atau tidak layak digunakan sebaiknya segera diganti untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.(*)

Home / News
Tujuh Keluarga Korban Kebakaran di Pekanbaru Dapat Bantuan, Pemko Siapkan Kebutuhan Sekolah Anak
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: news | 7 Oktober 2026 | 16:33:19
Tujuh Keluarga Korban Kebakaran di Pekanbaru Dapat Bantuan, Pemko Siapkan Kebutuhan Sekolah Anak
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak pada Rabu (7/10/2026)

PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak membantu pemulihan tujuh kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai.

Selain memastikan kebutuhan pokok para korban terpenuhi, Pemko Pekanbaru menyiapkan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak pada Rabu (7/10/2026). Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang mengakibatkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang milik mereka.

Menurut Markarius, seluruh korban dalam kondisi aman. Sebagian memilih tinggal sementara di rumah keluarga, sedangkan korban lainnya menyewa tempat tinggal baru.

“Yang terpenting, kami memastikan kebutuhan pokok mereka, seperti makanan, minuman, pakaian dan kebutuhan lainnya terpenuhi,” ujar Markarius.

Pemko juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak korban. Dinas Pendidikan Pekanbaru diminta membantu memenuhi perlengkapan sekolah yang ikut terbakar, mulai dari pakaian, sepatu, tas hingga buku pelajaran.

Bantuan juga diarahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekanbaru. Markarius berharap bantuan dapat diberikan dalam bentuk uang sehingga keluarga korban memiliki biaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak, termasuk membayar tempat tinggal sementara.

“Setelah kebakaran, mereka tentu harus menyewa tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan lainnya,” katanya.

Di sisi lain, Dinas Sosial Pekanbaru diminta melakukan pendataan ulang terhadap kondisi sosial ekonomi ketujuh keluarga tersebut. Langkah ini diperlukan karena musibah kebakaran dapat mengubah kondisi kesejahteraan korban, terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghasilan.

Markarius mengatakan perubahan kondisi tersebut perlu diperbarui dalam data desil agar korban dapat mengakses program bantuan yang sesuai.

Pemko juga membuka peluang dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN. Korban yang membutuhkan bantuan tambahan dapat berkoordinasi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru.

Di tengah cuaca panas dan minim hujan, Markarius mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran. Warga diminta memastikan kompor dan sumber api telah benar-benar padam setelah digunakan.

Selain itu, instalasi listrik di rumah, khususnya bangunan lama, perlu diperiksa. Kabel yang sudah rusak atau tidak layak digunakan sebaiknya segera diganti untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.(*)