logo
● Sasar Kabel FO Semraut, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Penertiban ke Jalan Paus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Sita 2,1 Kg Sabu dan 284 Catridge Etomidate di Pekanbaru, Dua DPO Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / Pekanbaru
Sumatera Catat 4.127 Hotspot, BMKG: Asap dan Ancaman Hujan Lebat Warnai Riau
Sebanyak 4.127 titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera, Jumat (9/10/2026) pagi. (Foto: Istimewa)
Sumatera Catat 4.127 Hotspot, BMKG: Asap dan Ancaman Hujan Lebat Warnai Riau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 9 Oktober 2026 | 10:52:00

PEKANBARU-Sebanyak 4.127 titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (9/10/2026) pagi. Sumatera Selatan mendominasi dengan 3.328 hotspot, sementara Riau mencatat delapan titik panas yang tersebar di lima kabupaten.

Di tengah sebaran titik panas tersebut, masyarakat Riau masih perlu mewaspadai potensi kekaburan udara akibat asap. BMKG juga memperingatkan kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Indah DN menyampaikan, delapan hotspot di Riau tersebar di Kampar satu titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Indragiri Hulu dua titik, serta Indragiri Hilir satu titik.

iklan-view

Meski jumlahnya jauh lebih rendah dibandingkan Sumatera Selatan, kondisi tersebut tetap perlu mendapat perhatian. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat udara tercemar asap.

Data pemantauan BMKG menunjukkan Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi di Sumatera, yakni 3.328 titik. Lampung berada di urutan berikutnya dengan 330 titik, disusul Bangka Belitung sebanyak 225 titik dan Jambi 224 titik.

Titik panas dalam jumlah lebih sedikit juga terpantau di Sumatera Barat dan Bengkulu, masing-masing lima titik, serta Sumatera Utara sebanyak dua titik.

Di Riau, keberadaan delapan hotspot menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati dalam memantau kondisi lingkungan. Terlebih, prakiraan cuaca BMKG masih menunjukkan potensi kekaburan udara akibat asap pada Jumat ini.

Hujan Berpeluang Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Pada pagi hari, cuaca Riau diprakirakan cerah berawan, tetapi potensi udara kabur akibat asap masih ada. Berdasarkan pantauan citra radar, hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, dan Siak.

Memasuki siang hari, kondisi udara berpotensi tetap kabur. Hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Dumai.

Peluang hujan diprakirakan meluas pada sore hingga malam hari. Sebagian besar wilayah Riau berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Pada dini hari, hujan dengan intensitas serupa juga berpeluang terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.

Di balik peluang turunnya hujan, BMKG mengingatkan masyarakat agar memperhatikan potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Peringatan dini dikeluarkan untuk kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, mulai sore atau malam hingga dini hari.

Suhu udara di Riau diperkirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 45-98 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter, yang masuk kategori rendah.

Warga Diminta Melindungi Diri dari Paparan Asap
Indah mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak asap terhadap kesehatan, khususnya gangguan pada sistem pernapasan.

Warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker. Jika asap semakin pekat, kegiatan di luar ruangan sebaiknya dikurangi untuk membatasi paparan udara yang tercemar.

Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG, terutama karena potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Riau hingga dini hari.

Kewaspadaan terhadap kondisi udara dan perubahan cuaca perlu berjalan beriringan agar aktivitas sehari-hari tetap aman di tengah situasi tersebut. (mcr)

Sumatera Catat 4.127 Hotspot, BMKG: Asap dan Ancaman Hujan Lebat Warnai Riau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 9 Oktober 2026 | 10:52:00
Sumatera Catat 4.127 Hotspot, BMKG: Asap dan Ancaman Hujan Lebat Warnai Riau
Sebanyak 4.127 titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera, Jumat (9/10/2026) pagi. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Sebanyak 4.127 titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (9/10/2026) pagi. Sumatera Selatan mendominasi dengan 3.328 hotspot, sementara Riau mencatat delapan titik panas yang tersebar di lima kabupaten.

Di tengah sebaran titik panas tersebut, masyarakat Riau masih perlu mewaspadai potensi kekaburan udara akibat asap. BMKG juga memperingatkan kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Indah DN menyampaikan, delapan hotspot di Riau tersebar di Kampar satu titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Indragiri Hulu dua titik, serta Indragiri Hilir satu titik.

Meski jumlahnya jauh lebih rendah dibandingkan Sumatera Selatan, kondisi tersebut tetap perlu mendapat perhatian. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat udara tercemar asap.

Data pemantauan BMKG menunjukkan Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi di Sumatera, yakni 3.328 titik. Lampung berada di urutan berikutnya dengan 330 titik, disusul Bangka Belitung sebanyak 225 titik dan Jambi 224 titik.

Titik panas dalam jumlah lebih sedikit juga terpantau di Sumatera Barat dan Bengkulu, masing-masing lima titik, serta Sumatera Utara sebanyak dua titik.

Di Riau, keberadaan delapan hotspot menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati dalam memantau kondisi lingkungan. Terlebih, prakiraan cuaca BMKG masih menunjukkan potensi kekaburan udara akibat asap pada Jumat ini.

Hujan Berpeluang Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Pada pagi hari, cuaca Riau diprakirakan cerah berawan, tetapi potensi udara kabur akibat asap masih ada. Berdasarkan pantauan citra radar, hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, dan Siak.

Memasuki siang hari, kondisi udara berpotensi tetap kabur. Hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Dumai.

Peluang hujan diprakirakan meluas pada sore hingga malam hari. Sebagian besar wilayah Riau berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Pada dini hari, hujan dengan intensitas serupa juga berpeluang terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.

Di balik peluang turunnya hujan, BMKG mengingatkan masyarakat agar memperhatikan potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Peringatan dini dikeluarkan untuk kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, mulai sore atau malam hingga dini hari.

Suhu udara di Riau diperkirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 45-98 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter, yang masuk kategori rendah.

Warga Diminta Melindungi Diri dari Paparan Asap
Indah mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak asap terhadap kesehatan, khususnya gangguan pada sistem pernapasan.

Warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker. Jika asap semakin pekat, kegiatan di luar ruangan sebaiknya dikurangi untuk membatasi paparan udara yang tercemar.

Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG, terutama karena potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Riau hingga dini hari.

Kewaspadaan terhadap kondisi udara dan perubahan cuaca perlu berjalan beriringan agar aktivitas sehari-hari tetap aman di tengah situasi tersebut. (mcr)