logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / Pekanbaru
Dikepung Potensi Hujan dan Kabut Asap, Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
Cuaca Riau diwarnai dua ancaman yang datang bersamaan, Rabu (21/10/2026). (Foto: Istimewa)
Dikepung Potensi Hujan dan Kabut Asap, Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 21 Oktober 2026 | 09:25:47

PEKANBARU-Cuaca Riau diwarnai dua ancaman yang datang bersamaan, Rabu (21/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan itu mencakup sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak dan Bengkalis. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi sejak pagi, meluas pada siang sampai malam dan berlanjut di beberapa daerah menjelang dini hari.

Di tengah perubahan cuaca itu, data BMKG menunjukkan masih adanya titik panas di Riau. Sebanyak empat hotspot terdeteksi, Selasa (20/10/2026) pukul 23.59 WIB.

iklan-view

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia menyampaikan, hujan berpeluang turun di berbagai kabupaten dan kota dengan waktu serta intensitas yang berbeda.

Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar. Memasuki siang, potensi hujan meluas ke Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.

Peluang hujan masih bertahan pada sore hingga malam. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Pekanbaru.

Sementara itu, menjelang dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis dan Kota Dumai.

Perubahan cuaca tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan perkembangan informasi BMKG, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar rumah atau melakukan perjalanan antardaerah.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap kemungkinan hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Potensi cuaca ekstrem lokal itu diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Bengkalis. Ancaman dapat muncul pada pagi, siang atau sore, hingga malam dan dini hari.

Suhu udara di Riau diperkirakan berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 55-99 persen, sedangkan angin bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter. Kondisi tersebut masuk kategori gelombang rendah, meski masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut tetap perlu mengikuti informasi cuaca terbaru.

Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
Ancaman kabut asap belum sepenuhnya mereda. Berdasarkan pembaruan data BMKG hingga Selasa malam, terdapat empat titik panas di Provinsi Riau.

Kabupaten Siak mencatat tiga titik panas, sedangkan satu titik lainnya terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Angka di Riau tersebut menjadi bagian dari 1.185 hotspot yang terpantau di Pulau Sumatera. Sebaran terbesar berada di Sumatera Selatan dengan 947 titik, disusul Lampung sebanyak 106 titik dan Jambi sebanyak 87 titik.

Keberadaan hotspot menunjukkan lokasi yang terindikasi memiliki anomali panas berdasarkan pengamatan satelit. Data ini perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan untuk memastikan apakah titik tersebut berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan. (bsh)

Dikepung Potensi Hujan dan Kabut Asap, Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 21 Oktober 2026 | 09:25:47
Dikepung Potensi Hujan dan Kabut Asap, Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
Cuaca Riau diwarnai dua ancaman yang datang bersamaan, Rabu (21/10/2026). (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Cuaca Riau diwarnai dua ancaman yang datang bersamaan, Rabu (21/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan itu mencakup sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak dan Bengkalis. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi sejak pagi, meluas pada siang sampai malam dan berlanjut di beberapa daerah menjelang dini hari.

Di tengah perubahan cuaca itu, data BMKG menunjukkan masih adanya titik panas di Riau. Sebanyak empat hotspot terdeteksi, Selasa (20/10/2026) pukul 23.59 WIB.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia menyampaikan, hujan berpeluang turun di berbagai kabupaten dan kota dengan waktu serta intensitas yang berbeda.

Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar. Memasuki siang, potensi hujan meluas ke Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.

Peluang hujan masih bertahan pada sore hingga malam. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Pekanbaru.

Sementara itu, menjelang dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis dan Kota Dumai.

Perubahan cuaca tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan perkembangan informasi BMKG, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar rumah atau melakukan perjalanan antardaerah.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap kemungkinan hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Potensi cuaca ekstrem lokal itu diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Bengkalis. Ancaman dapat muncul pada pagi, siang atau sore, hingga malam dan dini hari.

Suhu udara di Riau diperkirakan berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 55-99 persen, sedangkan angin bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter. Kondisi tersebut masuk kategori gelombang rendah, meski masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut tetap perlu mengikuti informasi cuaca terbaru.

Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
Ancaman kabut asap belum sepenuhnya mereda. Berdasarkan pembaruan data BMKG hingga Selasa malam, terdapat empat titik panas di Provinsi Riau.

Kabupaten Siak mencatat tiga titik panas, sedangkan satu titik lainnya terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Angka di Riau tersebut menjadi bagian dari 1.185 hotspot yang terpantau di Pulau Sumatera. Sebaran terbesar berada di Sumatera Selatan dengan 947 titik, disusul Lampung sebanyak 106 titik dan Jambi sebanyak 87 titik.

Keberadaan hotspot menunjukkan lokasi yang terindikasi memiliki anomali panas berdasarkan pengamatan satelit. Data ini perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan untuk memastikan apakah titik tersebut berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan. (bsh)