
PEKANBARU-Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan seluruh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi.
Ia menegaskan, setiap personel harus menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli), termasuk meminta sejumlah uang atau upeti kepada masyarakat dengan memanfaatkan jabatan yang dimiliki.
Markarius meminta seluruh anggota Satpol PP menjaga kehormatan seragam yang dikenakan. Menurutnya, seragam dan kewenangan yang diberikan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.
"Jangan menggadaikan seragam, tetap jaga integritas," tegas Markarius, Kamis (22/10/2026).
Selain menghindari praktik pungli, ia meminta personel Satpol PP bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah (perda) maupun peraturan kepala daerah.
Pemahaman terhadap aturan menjadi hal penting agar setiap tindakan di lapangan memiliki dasar hukum yang jelas. Personel juga diminta tidak bertindak melampaui batas kewenangan yang telah ditetapkan.
"Peraturan daerah maupun peraturan kepala daerah harus menjadi pegangan dalam bertindak di lapangan. Jangan sampai bertindak di luar kewenangan maupun aturan yang berlaku," jelasnya.
Markarius juga memastikan tidak akan memberikan toleransi kepada personel yang terbukti terlibat dalam praktik pungli. Tindakan tegas akan diberikan kepada anggota yang menyalahgunakan kewenangan dan mencoreng nama baik institusi.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Satpol PP menjadikan integritas sebagai prinsip utama dalam memberikan pelayanan serta menegakkan aturan di tengah masyarakat.
"Kami tegaskan kepada seluruh personel agar jangan sampai terlibat pungli. Ini harus menjadi perhatian bagi seluruh personel Satpol PP Kota Pekanbaru," terangnya.
Di sisi lain, Markarius mengingatkan agar pelaksanaan penertiban tidak dilakukan secara sewenang-wenang. Setiap tindakan harus mengedepankan profesionalisme, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta tetap menjaga ketertiban umum.
Menurutnya, penegakan aturan harus berjalan secara tegas tanpa mengabaikan prosedur dan kewenangan yang dimiliki petugas.
"Kami mengingatkan agar Satpol PP Kota Pekanbaru berintegritas dan tidak sewenang-wenang dalam bertugas," ulasnya.
Markarius turut meminta Satpol PP meningkatkan pengawasan di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya penyakit masyarakat.
Pengawasan tersebut diharapkan dilakukan secara konsisten, termasuk melalui razia rutin di tempat hiburan malam dan penginapan. Langkah ini diperlukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)







PEKANBARU-Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan seluruh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi.
Ia menegaskan, setiap personel harus menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli), termasuk meminta sejumlah uang atau upeti kepada masyarakat dengan memanfaatkan jabatan yang dimiliki.
Markarius meminta seluruh anggota Satpol PP menjaga kehormatan seragam yang dikenakan. Menurutnya, seragam dan kewenangan yang diberikan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.
"Jangan menggadaikan seragam, tetap jaga integritas," tegas Markarius, Kamis (22/10/2026).
Selain menghindari praktik pungli, ia meminta personel Satpol PP bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah (perda) maupun peraturan kepala daerah.
Pemahaman terhadap aturan menjadi hal penting agar setiap tindakan di lapangan memiliki dasar hukum yang jelas. Personel juga diminta tidak bertindak melampaui batas kewenangan yang telah ditetapkan.
"Peraturan daerah maupun peraturan kepala daerah harus menjadi pegangan dalam bertindak di lapangan. Jangan sampai bertindak di luar kewenangan maupun aturan yang berlaku," jelasnya.
Markarius juga memastikan tidak akan memberikan toleransi kepada personel yang terbukti terlibat dalam praktik pungli. Tindakan tegas akan diberikan kepada anggota yang menyalahgunakan kewenangan dan mencoreng nama baik institusi.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Satpol PP menjadikan integritas sebagai prinsip utama dalam memberikan pelayanan serta menegakkan aturan di tengah masyarakat.
"Kami tegaskan kepada seluruh personel agar jangan sampai terlibat pungli. Ini harus menjadi perhatian bagi seluruh personel Satpol PP Kota Pekanbaru," terangnya.
Di sisi lain, Markarius mengingatkan agar pelaksanaan penertiban tidak dilakukan secara sewenang-wenang. Setiap tindakan harus mengedepankan profesionalisme, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta tetap menjaga ketertiban umum.
Menurutnya, penegakan aturan harus berjalan secara tegas tanpa mengabaikan prosedur dan kewenangan yang dimiliki petugas.
"Kami mengingatkan agar Satpol PP Kota Pekanbaru berintegritas dan tidak sewenang-wenang dalam bertugas," ulasnya.
Markarius turut meminta Satpol PP meningkatkan pengawasan di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya penyakit masyarakat.
Pengawasan tersebut diharapkan dilakukan secara konsisten, termasuk melalui razia rutin di tempat hiburan malam dan penginapan. Langkah ini diperlukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)